Langsung ke konten
talamus.id
talamus.id
  • Home
  • Politik
  • Kriminal
  • Informasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Sulsel
  • Berita Pilihan
  • Celebrities
  • Loker
  • Politik
  • Daerah
  • Makassar
  • Sulsel
  • Berita Olahraga
  • Viral
  • Hiburan
  • Tips
  • Banjir Makassar
  • Netizen
  • Peristiwa
  • Berita Viral
  • Bola
  • Parenting
  • Internasional
Beranda Internasional 800.000 Warga Ukraina Kabur Hindari Wajib Militer

800.000 Warga Ukraina Kabur Hindari Wajib Militer

Internasional  
Redaksiauthor icon
19 Januari 202419 Januari 2024

Talamus.id, – Hampir 800.000 lelaki berusia militer sudah secara ilegal meninggalkan Ukraina ke negara-negara Eropa lainnya untuk menghindari pertentangan dengan Rusia, dan Uni Eropa mesti menolong mengembalikan mereka ke garis depan.

Anggota Parlemen Eropa Jaak Madison menyampaikan di Parlemen Eropa menyampaikan bahwa di ketika Presiden Ukraina Vladimir Zelensky mendatangi Tallinn pekan kemudian, ia membuktikan bahwa Kiev membutuhkan lebih banyak personel, alasannya ialah negara tersebut sudah kehilangan ribuan prajurit dalam pertentangan dengan Rusia.

Ia mengklaim di sekarang ini terdapat ratusan ribu lelaki Ukraina yang tinggal di Eropa yang “secara ilegal” melarikan diri di saat pertempuran dengan Rusia pecah pada Februari 2022.

Pejabat Estonia menyebut orang-orang tersebut selaku “pengecut,” dan bersikeras bahwa UE mesti membantu Kiev mendapat mereka kembali, serta menawarkan sumbangan militer komplemen gampang-mudahan “mereka tidak mati di Ukraina.”

Estonia Tak Deportasi

Namun Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas memberikan pada hari Minggu bahwa Tallinn tidak berniat mendeportasi warga negara Ukraina yang berusia militer, menandakan bahwa UE sudah menawarkan proteksi sementara kepada orang-orang ini dan tidak akan setuju untuk mengirim mereka kembali ke Ukraina.

Dia menambahkan bahwa jika Kiev ingin mereka kembali, maka mereka mesti meyakinkan mereka untuk melakukannya.

Kiev sudah berulang kali memberi kode dalam beberapa pekan terakhir bahwa serdadu Ukraina sangat memerlukan rekrutan baru, sesudah serangan jawaban mulut mayoritas panas yang banyak digembar-gemborkan gagal menciptakan keuntungan teritorial yang signifikan dan malah menyebabkan banyak korban jiwa.

Seorang komandan Ukraina juga mengungkapkan dalam suatu wawancara pada hari Minggu bahwa usia rata-rata tentara yang di kini ini bertugas di pasukan Kiev merupakan di atas 40 tahun, dan bahwa militer sangat membutuhkan lelaki yang lebih muda, pertanda bahwa mereka yang bergabung dengan serdadu pada permulaan konflik, sebagian besar “pergi”.

Dipersulit Masuk Rumah Sakit

Laki-laki Ukraina yang mungkin menyanggupi syarat untuk wajib militer diharuskan menampilkan dokumen dari pusat perekrutan sebelum mereka sanggup dirawat di rumah sakit biasa , lapor outlet Strana pada hari Kamis, mengutip banyak sekali sumber dari seluruh negeri.

Klaim bahwa sistem layanan kesehatan publik melaksanakan pekerjaan sama dengan kementerian pertahanan muncul di saat emigrasi massal dan penghindaran wajib militer melemahkan upaya Kiev untuk memobilisasi pasukan extra .

Bulan Juni kemudian, seorang pejabat lokal di Wilayah Ivano-Frankivsk di Ukraina barat mengakibatkan kehebohan nasional, di ketika ia memberitahukan bahwa lelaki dalam usia wajib militer yang tidak melapor ke sentra perekrutan untuk kemungkinan wajib militer tidak akan dirawat di rumah sakit regional untuk perawatan non-darurat. .

Pakar hukum memberikan pada di ketika itu bahwa pembatasan tersebut tidak konstitusional dan para pejabat kemudian kembali melaksanakan hal tersebut.

Namun, sekarang kampanye informal yang mendorong warga Ukraina untuk ikut wajib militer sedang berlangsung, klaim Strana, mengutip beberapa anekdot.

Salah satu permasalahan yang disangka melibatkan seorang ayah, yang diminta untuk menerima surat pemberitahuan dari petugas wajib militer sebelum putranya mampu dirawat.

Pria itu mengancam akan mengajukan pengaduan ke polisi dan petugas medis pun mundur, kata laporan itu.

Dorongan untuk mendaftar tiba melalui sistem medis yang dioperasikan pemerintah dan dilaporkan sudah menyebabkan peningkatan permintaan kepada layanan kesehatan swasta.

Seorang perwakilan dari asosiasi jual beli memberikan terhadap Strana bahwa rumah sakit swasta di Kiev mengalami peningkatan konsumen sebesar 20 hingga 30 persen pada mulut dominan gugur kemudian.

“Sebelumnya, jumlah lelaki dan perempuan yang dirawat di rumah sakit kira-kira sama. Sekarang, jumlah laki-lakinya meningkat dua kali lipat,” kata seorang dokter yang melakukan pekerjaan di klinik swasta terhadap outlet tersebut.

Hamas IDF Perang Palestina
Komentar

Baca Juga

Serangan Israel ke Gaza dan Pertaruhan Eksistensi Hamas
Senjata Makan Tuan! Niat Racuni Hamas, Gas Beracun Idf Bunuh Tawanan Israel

Berita Terkait

Korban Jiwa di Gaza Bertambah, 60 Tewas dalam Sehari Akibat Serangan Israel
Trump Berambisi Rampas Terusan Panama, Begini Reaksi Beijing
Buntut Erdogan Tinggalkan Ruangan Saat Prabowo Pidato, Turkiye Sampaikan Klarifikasi…
Mengejutkan! Israel Rencanakan Serangan saat Pengiriman Bantuan ke Gaza
KEJI! Pasukan Israel Tembaki Warga Palestina saat Sedang Mengambil Bantuan
Rusia Kaya Energi, Namun Banyak Warga Kedinginan Di Rumah Sendiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tag Populer

SulselTakalarmakassarBerita OlahragaBoneBeritakesehatan

Post Populer

  • #1
    13 Februari 202413 Februari 2024
    Bikin Tertawa dan Semangat! 100 Motto Hidup Lucu yang Gak Boleh Dilewatkan
  • #2
    11 Februari 202311 Februari 2023
    TTS : Cerita Yang Melibatkan Konflik
  • #3
    18 Februari 2023
    Rahasia Terungkap! Simak Plot Rumit Film Korea “Unlocked” yang Akan Membuat Anda Terkejut!
  • #4
    23 Mei 202223 Mei 2022
    Arfandi Tewas usai ditangkap, 8 Polisi Unit Narkoba di Makassar Diberhentikan
  • #5
    24 April 2021
    Geopark Ciletuh menjadi sorotan fotografi salah satunya TMJ
  • #6
    13 Juni 202215 Januari 2023
    Cara Mengatur Margin 4433 di Word Mudah dan Cepat
  • #7
    19 Agustus 202217 November 2022
    Anggota Paskibra Kecamatan Baras Meninggal Dunia, PPI Pasangkayu Turut Berdukacita
  • #8
    7 Juni 202211 Agustus 2022
    Cara Buat Sushi Mentai Rumahan Sederhana

Berita Lainnya

Pria Bercadar Menyamar Jadi Wanita di Pinrang, Akui Tolak Nikah Karena Alasan Dokumen
Pria Bercadar Menyamar Jadi Wanita di Pinrang, Akui Tolak Nikah Karena Alasan Dokumen
Pria di Makassar Dikeroyok Setelah Batalkan Kencan Melalui Aplikasi Michat Karena Tak Sesuai Foto
Pria di Makassar Dikeroyok Setelah Batalkan Kencan Melalui Aplikasi Michat Karena Tak Sesuai Foto
Imbas Aniaya Karyawan,Toko Ibu George Terancam Bangkrut,Linda Pantjawati tak Bayar Gaji Pegawai
Imbas Aniaya Karyawan,Toko Ibu George Terancam Bangkrut,Linda Pantjawati tak Bayar Gaji Pegawai
Viral Gadis Bone dilamar sultan dari Kalimantan Mobil Portuner Hingga Uang Panaik Rp 2 Miliar Lebih
Viral Gadis Bone dilamar sultan dari Kalimantan Mobil Portuner Hingga Uang Panaik Rp 2 Miliar Lebih
HEBOH! Video Puluhan Warga Makassar Geruduk Rumah Diduga Praktik Ajaran Sesat
HEBOH! Video Puluhan Warga Makassar Geruduk Rumah Diduga Praktik Ajaran Sesat
40 Hari Diburu, Kini Andy Rompas Panglima Manguni Muncul Terima Tantangan
40 Hari Diburu, Kini Andy Rompas Panglima Manguni Muncul Terima Tantangan
talamus.id

Ikuti kami di

Copyright © 2021 Talamus.id
All rights reserved

  • About Us
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Index
  • Kebijakan Privasi

Portal berita  yang hadir untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya

  • Home
  • Politik
  • Kriminal
  • Informasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Sulsel
  • Berita Pilihan
  • Celebrities
  • Loker