Talamus.id, – Universitas Al-Ahgaff Hadramaut Yaman menggelar wisuda yang ke-23 di Kota Tarim, Yaman, Kamis, 30 Juni 2022 lalu.
Prosesi wisuda digelar di ruang Auditorium Fakultas Syariat dan Hukum. Diikuti oleh 92 mahasiswa dari berbagai negara yang telah menyelesaikan program sarjana (S1) di Fakultas Syariat dan Hukum selama lima tahun.
Dari 92 jumlah wisudawan, dua di antaranya merupakan putra Sulawesi Barat yang bernama Ibnu Rahmandhani Syahrir, B.Sc, dan Muhammad Chaeril Habbab, B.Sc, yang keduanya berasal dari Polewali Mandar.
Universitas Al-Ahgaff sendiri merupakan salah satu instansi pendidikan ahlusunnah waljamaah favorit yang ada di Kota Tarim, Hadhramaut, Yaman. Kota yang sangat terkenal dengan sebutan kota seribu wali.
Universitas Al-Ahgaff dikenal dengan sistem pendidikannya yang sangat ketat. Jika tidak hadir dalam jangka waktu tertentu di satu semester maka harus mengulang di tahun berikutnya.
Ibnu Rahmandhani yang akrab disapa Ibnu menuturkan, tidak mudah menjalani aktivitas akademik di kampus tersebut kecuali bagi mahasiswa yang bersungguh-sungguh dan punya kesabaran yang besar.
“Kuliah, layaknya setiap mahasiswa, banyak menghadapi kesusahan, namun susah di Ahgaff lebih dari yang lain, karena mahasiswa benar-benar digenjot dengan jadwal yang padat, dan pelajaran yang berat, dan mahasiswa harus disiplin,” ujarnya.
“Kuliah lima tahun sangat berkesan dan menyenangkan bagi saya dikarenakan pengalaman keilmuan yang sangat bermakna, yang membentuk karakter setiap orang yang belajar di sini, karakter yang positif, dan luar biasa, terutama untuk menghadapi kehidupan masa depan kelak,” sambung Ibnu.
Dalam prosesi wisuda ini turut dihadiri oleh Prof. Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun, selaku Rektor Universitas Al-Ahgaff, Habib Alwi bin Abdurrahman Al-Attas, Ustadz Abdullah Awadh bin Smith selaku Dekan Fakultas Syariat dan Hukum, dan segenap tenaga pengajar, karyawan, tamu undangan, dan para mahasiswa dari berbagai negara. []
Citizen Report: Muhlis Alimuddin







