Langsung ke konten
talamus.id
talamus.id
  • Home
  • Politik
  • Kriminal
  • Informasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Sulsel
  • Berita Pilihan
  • Celebrities
  • Loker
  • Politik
  • Daerah
  • Makassar
  • Sulsel
  • Berita Olahraga
  • Viral
  • Hiburan
  • Tips
  • Banjir Makassar
  • Netizen
  • Peristiwa
  • Berita Viral
  • Bola
  • Parenting
  • Internasional
Beranda Terkini Iran Vs Israel: Dari 'Bestie' Menjadi Musuh Bebuyutan !

Iran Vs Israel: Dari ‘Bestie’ Menjadi Musuh Bebuyutan !

Terkini  
Redaksiauthor icon
23 Juni 2025



– Konflik antara Iran dan Israel telah mencapai tingkat yang makin mengkhawatirkan, memicu kekhawatiran global akan stabilitas regional.

Hubungan antara Republik Islam Iran dan Israel saat ini dicirikan oleh permusuhan mendalam dan konflik proksi yang konstan.

Namun, pandangan ini jauh berbeda dengan realitas di masa lalu. Sejarah panjang relasi kedua negara adalah kisah dramatis tentang aliansi strategis yang kemudian hancur berkeping-keping, digantikan oleh rivalitas sengit yang kini menjadi salah satu sumber utama ketegangan di Timur Tengah.

Dalam artikel kali ini
.pikiran-rakyat.com
akan mengulas sisi gelap hubungan antara Iran dan Israel dimasa lalu sampai kini menjadi musuh bebuyutan. Dari ‘bestie’ menjadi rival! yang dihimpun dari berbagai sumber.

Era Persahabatan:

Ketika Teheran dan Tel Aviv Bergandengan Tangan ( Pra-1979 )

Sebelum Revolusi Islam Iran pada tahun 1979, hubungan antara Teheran dan Tel Aviv dapat digambarkan sebagai persahabatan strategis yang erat, meskipun tidak selalu terbuka di mata publik Arab.

Iran, di bawah kekuasaan Shah Mohammad Reza Pahlavi, adalah salah satu negara mayoritas Muslim pertama yang mengakui negara Israel setelah kemerdekaannya pada tahun 1948. Meskipun Iran awalnya menentang Rencana Pemisahan PBB untuk Palestina, pengakuan de facto terjadi pada tahun 1950.

Hubungan ini semakin menguat setelah kudeta tahun 1953 yang mengembalikan Shah ke tampuk kekuasaan. Shah, yang pro-Barat dan berorientasi pada modernisasi, melihat Israel sebagai mitra potensial dalam menghadapi ancaman bersama.

Ancaman tersebut meliputi nasionalisme Arab radikal ( seperti Nasserisme di Mesir ), pengaruh Uni Soviet di kawasan, dan rezim-rezim Arab yang seringkali tidak bersahabat dengan Teheran.

Kerja sama antara Iran dan Israel pada era ini mencakup berbagai bidang.

Ekonomi:

Iran adalah pemasok minyak utama bagi Israel, sementara Israel menyediakan teknologi dan keahlian di berbagai sektor. Salah satu proyek yang menonjol adalah Pipa Eilat-Ashkelon, sebuah usaha patungan rahasia untuk mengangkut minyak Iran ke Eropa, menghindari Terusan Suez yang rawan konflik.

Militer dan Intelijen:

Ini adalah pilar utama hubungan mereka. Israel mengirimkan penasihat militer dan instruktur ke Iran, membantu melatih pasukan Iran. Kedua negara juga berbagi informasi intelijen, khususnya mengenai gerakan-gerakan radikal di Timur Tengah dan ancaman dari Irak. Mereka bahkan dilaporkan bekerja sama dalam mendukung gerakan Kurdi di Irak untuk melemahkan Baghdad.

Pertanian dan Pembangunan: Ahli-ahli Israel membantu Iran dalam proyek-proyek pertanian dan pengembangan infrastruktur, membantu modernisasi negara tersebut.

Israel, pada gilirannya, melihat Iran sebagai bagian penting dari ‘Doktrin Pinggiran’ ( Periphery Doctrine ) yang dirumuskan oleh Perdana Menteri Israel pertama, David Ben-Gurion. Doktrin ini bertujuan untuk membangun aliansi dengan negara-negara non-Arab di pinggiran Timur Tengah ( seperti Turki, Iran, dan Ethiopia ) untuk mengimbangi kekuatan negara-negara Arab yang antagonistik.

Titik Balik Dramatis:

Revolusi Islam Iran (1979)

Semua kemesraan ini berakhir secara tiba-tiba dan drastis dengan pecahnya Revolusi Islam Iran pada Februari 1979. Ayatollah Ruhollah Khomeini, pemimpin revolusi, mengutuk keras keberadaan Israel dan menamainya sebagai ‘tumor kanker’ di jantung dunia Muslim.

Segera setelah berkuasa, rezim baru di Teheran secara resmi memutuskan semua hubungan diplomatik, ekonomi, dan militer dengan Israel. Kedutaan Besar Israel di Teheran ditutup dan diserahkan kepada Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

Perubahan ideologi Iran dari nasionalisme pragmatis di bawah Shah menjadi Islamisme revolusioner di bawah Khomeini mengubah peta geopolitik Timur Tengah. Israel, yang sebelumnya dianggap sebagai sekutu, kini dicap sebagai ‘setan kecil’ dan antek Amerika Serikat ( ‘setan besar’ ).

Era Permusuhan:

Perang Dingin Regional dan Konflik Proksi (Pasca-1980-an)

Sejak 1979, hubungan Iran-Israel terus memburuk dan bermetamorfosis menjadi permusuhan terbuka yang ditandai oleh:

Dukungan terhadap Kelompok Anti-Israel:

Iran menjadi pendukung utama bagi kelompok-kelompok bersenjata yang menentang Israel, seperti Hizbullah di Lebanon dan Hamas serta Jihad Islam di Jalur Gaza. Iran menyediakan dana, pelatihan, dan senjata kepada kelompok-kelompok ini, yang kemudian melancarkan serangan terhadap Israel.

Program Nuklir Iran: Pengembangan program nuklir Iran menjadi salah satu sumber ketegangan terbesar. Israel memandang program ini sebagai ancaman eksistensial, mengkhawatirkan Iran akan mengembangkan senjata nuklir. Israel telah berulang kali mengisyaratkan kesiapannya untuk melakukan serangan militer preemtif untuk menghentikan program tersebut, sejalan dengan ‘Doktrin Begin’ yang melarang musuh-musuh Israel memperoleh senjata pemusnah massal.

Perang Bayangan dan Operasi Rahasia:

Kedua negara terlibat dalam ‘perang bayangan’ yang mencakup sabotase, serangan siber, dan pembunuhan. Israel dituduh melakukan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran dan membunuh ilmuwan nuklir Iran. Sementara itu, Iran dituduh mendukung serangan teroris terhadap target Israel dan Yahudi di luar negeri.

Konflik Proksi di Kawasan:

Iran dan Israel seringkali bertentangan di medan perang proksi, seperti di Suriah. Iran mendukung rezim Bashar al-Assad, sementara Israel berulang kali melancarkan serangan udara terhadap target-target yang terkait dengan Iran dan Hizbullah di Suriah untuk mencegah konsolidasi kekuatan mereka di dekat perbatasannya.

Retorika yang Menggila:

Pemimpin Iran, termasuk mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad, sering melontarkan retorika yang sangat provokatif, menyerukan ‘penghapusan Israel dari peta’. Retorika ini semakin memperburuk ketegangan dan memperkuat pandangan Israel bahwa Iran adalah ancaman yang tidak dapat dinegosiasikan.

Eskalasi Terkini:

Konflik Israel-Hamas yang pecah pada Oktober 2023 semakin memperburuk dinamika ini. Iran, sebagai pendukung Hamas, secara terbuka mendukung ‘perlawanan’

Palestina.

Serangan yang diduga dilakukan oleh Israel terhadap konsulat Iran di Damaskus pada April 2024, yang menewaskan sejumlah komandan senior Garda Revolusi Iran, memicu serangan balasan langsung Iran dengan ratusan drone dan rudal ke wilayah Israel – sebuah tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Israel kemudian melakukan serangan balasan terbatas terhadap target di Iran.

Peristiwa ini menandai eskalasi yang signifikan, mengubah ‘perang bayangan’ menjadi potensi konfrontasi militer langsung.

Meskipun kedua belah pihak tampaknya menarik diri dari eskalasi lebih lanjut pada saat itu, insiden ini menunjukkan betapa tipisnya batas antara perang proksi dan konflik terbuka.

Sejarah hubungan Iran dan Israel adalah studi kasus yang menarik tentang bagaimana perubahan politik internal dan pergeseran geopolitik dapat mengubah sekutu menjadi musuh bebuyutan.

Dari kerja sama yang erat di bawah Shah hingga permusuhan pahit di bawah Republik Islam, perjalanan ini mencerminkan kompleksitas dan volatilitas politik Timur Tengah.

Dengan program nuklir Iran yang terus berkembang, dukungan Iran terhadap kelompok-kelompok bersenjata, dan ketegangan yang membara di kawasan, hubungan antara Teheran dan Tel Aviv tetap menjadi salah satu titik nyala paling berbahaya di panggung global, dengan implikasi yang jauh jangkauannya bagi perdamaian dan keamanan regional maupun internasional.***

Berita hubungan Internasional kontroversi politik Politik dan Hukum
Komentar

Baca Juga

Efek Domino Serangan AS ke Iran, Picu Bangkitnya Sekutu hingga Adu Kuat Senjata Nuklir Dunia
Dokter Tifa ungkap Benda Sangat Penting yang Tersembunyi di Balik Baju Jokowi,Ini Fungsinya
AS Serang 3 Fasilitas Nuklir Iran: Cara yang Terungkap, Dampak, dan Bagaimana Iran Akan Balas?
Mudah Cara Ajukan KUR BRI 2025 Bisa di Kantor Atau Online Pinjaman Mulai Rp25 Juta Hingga Rp500 Juta
TERUNGKAP,Viral Pengantin Wanita Minta Cerai usai Ijab Kabul,Pihak KUA Beberkan Fakta Mengejutkan
Imbas Jokowi Ajukan Eksepsi di Sidang,Penggugat Khawatir Tak Bisa Lihat Ijazah Asli Jika Dikabulkan

Berita Terkait

40 Link Download Twibbon Hari Batik Nasional 2025 untuk Dibagikan ke Media Sosial
KPK Bongkar Kasus Korupsi Proyek Jalan di Kalbar, Gubernur Ria Norsan Bakal Dipanggil Setelah Analisis Barang Bukti
Membanggakan, Tim Cricket Takalar Juara Babak Kualifikasi Porprov
Reshuffle Kabinet: Dito Ariotedjo Ungkap Sudah Diberitahu Sebelum Dicopot dari Jabatan Menpora
Tragedi Bandung: Ibu Tega Racuni 2 Anak Lalu Gantung Diri, Pemerintah Berikan Respons Mendalam
Kluivert Ungkap Kekesalan: Dominasi Indonesia Tak Berbuah Gol Lawan Lebanon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tag Populer

SulselTakalarmakassarBerita OlahragaBoneBeritakesehatan

Post Populer

  • #1
    13 Februari 202413 Februari 2024
    Bikin Tertawa dan Semangat! 100 Motto Hidup Lucu yang Gak Boleh Dilewatkan
  • #2
    11 Februari 202311 Februari 2023
    TTS : Cerita Yang Melibatkan Konflik
  • #3
    18 Februari 2023
    Rahasia Terungkap! Simak Plot Rumit Film Korea “Unlocked” yang Akan Membuat Anda Terkejut!
  • #4
    23 Mei 202223 Mei 2022
    Arfandi Tewas usai ditangkap, 8 Polisi Unit Narkoba di Makassar Diberhentikan
  • #5
    24 April 2021
    Geopark Ciletuh menjadi sorotan fotografi salah satunya TMJ
  • #6
    13 Juni 202215 Januari 2023
    Cara Mengatur Margin 4433 di Word Mudah dan Cepat
  • #7
    19 Agustus 202217 November 2022
    Anggota Paskibra Kecamatan Baras Meninggal Dunia, PPI Pasangkayu Turut Berdukacita
  • #8
    7 Juni 202211 Agustus 2022
    Cara Buat Sushi Mentai Rumahan Sederhana

Berita Lainnya

Pria Bercadar Menyamar Jadi Wanita di Pinrang, Akui Tolak Nikah Karena Alasan Dokumen
Pria Bercadar Menyamar Jadi Wanita di Pinrang, Akui Tolak Nikah Karena Alasan Dokumen
Pria di Makassar Dikeroyok Setelah Batalkan Kencan Melalui Aplikasi Michat Karena Tak Sesuai Foto
Pria di Makassar Dikeroyok Setelah Batalkan Kencan Melalui Aplikasi Michat Karena Tak Sesuai Foto
Imbas Aniaya Karyawan,Toko Ibu George Terancam Bangkrut,Linda Pantjawati tak Bayar Gaji Pegawai
Imbas Aniaya Karyawan,Toko Ibu George Terancam Bangkrut,Linda Pantjawati tak Bayar Gaji Pegawai
Viral Gadis Bone dilamar sultan dari Kalimantan Mobil Portuner Hingga Uang Panaik Rp 2 Miliar Lebih
Viral Gadis Bone dilamar sultan dari Kalimantan Mobil Portuner Hingga Uang Panaik Rp 2 Miliar Lebih
HEBOH! Video Puluhan Warga Makassar Geruduk Rumah Diduga Praktik Ajaran Sesat
HEBOH! Video Puluhan Warga Makassar Geruduk Rumah Diduga Praktik Ajaran Sesat
40 Hari Diburu, Kini Andy Rompas Panglima Manguni Muncul Terima Tantangan
40 Hari Diburu, Kini Andy Rompas Panglima Manguni Muncul Terima Tantangan
talamus.id

Ikuti kami di

Copyright © 2021 Talamus.id
All rights reserved

  • About Us
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Index
  • Kebijakan Privasi

Portal berita  yang hadir untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya

  • Home
  • Politik
  • Kriminal
  • Informasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Sulsel
  • Berita Pilihan
  • Celebrities
  • Loker