Talamus.id, – Dalam dunia kesehatan seksual, orgasme sering kali dianggap sebagai puncak kenikmatan dalam hubungan intim. Namun, tidak semua wanita dapat dengan mudah mencapai klimaks ini. Menurut berbagai penelitian, banyak wanita yang mengalami kesulitan dalam mencapai orgasme, bahkan ada yang terpaksa memalsukan orgasme demi kepuasan pasangan mereka.
Ahli seks, Andrea Pennington, yang berbasis di Detroit, mengungkapkan bahwa wanita sebaiknya berusaha untuk mengalami orgasme setidaknya tiga kali dalam seminggu. Dalam sebuah wawancara di acara ITV This Morning, Pennington menjelaskan bahwa banyak wanita yang terhambat dalam mencapai klimaks karena faktor stres. Ia menekankan, “Sekitar 90 persen orgasme berasal dari pikiran seorang wanita. Jika dia merasa terganggu atau khawatir, maka kemungkinan besar dia tidak akan mencapai orgasme.”
Pennington juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali orgasme dalam pikiran wanita. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor mental yang dapat menghalangi mereka untuk meraih kepuasan seksual. Dalam bukunya yang berjudul Orgasm Prescription For Women, ia menekankan bahwa orgasme bukan hanya sekadar kenikmatan fisik, tetapi juga merupakan bagian penting dari pemberdayaan diri, penerimaan diri, dan cinta terhadap diri sendiri.
Lebih lanjut, Pennington menjelaskan bahwa orgasme memiliki banyak manfaat, termasuk mengurangi stres, depresi, dan kecemasan. “Orgasme dapat menjadi pereda rasa sakit dan membantu meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan,” tambahnya. Ia juga mencatat bahwa kemampuan seorang wanita untuk mencapai orgasme dapat menjadi indikator kesehatan mereka. “Jika seorang wanita tidak dapat mencapai orgasme atau kehilangan minat dalam seks, ini bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius, seperti diabetes atau tekanan darah tinggi,” ungkapnya.
Dengan demikian, penting bagi wanita untuk memprioritaskan pengalaman orgasme dalam kehidupan seksual mereka. Hal ini tidak hanya berkontribusi pada kesehatan mental dan fisik, tetapi juga dapat memperkuat hubungan dengan pasangan.







