Sebelumnya, dilaporkan bahwa SP ditemukan tewas tergantung di rumahnya di Jl Sultan Alauddin 3, Kecamatan Rappocini, Makassar. Istrinya, LA atau Lulu (34), adalah orang pertama yang menemukan suaminya dalam keadaan tersebut setelah kembali dari mengantar anak mereka ke sekolah.
Lulu, yang terkejut melihat suaminya tergantung pada teralis, langsung berteriak meminta bantuan kepada salah satu karyawan mereka, IP (25), untuk menolongnya. Mereka mencoba memberikan pertolongan, namun sayangnya nyawa SP tidak dapat diselamatkan.
AKP Aris Sumarsono mengonfirmasi bahwa kejadian ini memang benar adanya. “Jenazah sudah dibawa pulang ke Bulukumba, kampung halamannya,” ujar Aris.
Meskipun pihak keluarga menyatakan tidak keberatan dengan kejadian ini, polisi tetap melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian SP. “Kami akan terus melakukan penyelidikan, meskipun keluarga tidak merasa keberatan,” tutupnya.