Talamus.id, – Gempa bumi yang terjadi di Turki pada beberapa waktu lalu menimbulkan keprihatinan masyarakat. Ada berbagai spekulasi yang beredar tentang penyebab gempa bumi ini, salah satunya adalah pengembangan senjata iklim HAARP. Namun, apakah benar pengembangan senjata iklim HAARP yang menjadi penyebab gempa bumi di Turki?
Sejarah dan Fungsi HAARP
HAARP (High Frequency Active Auroral Research Program) adalah sebuah program penelitian yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat dan beberapa universitas. Program ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana ionosfer bisa digunakan untuk mengirimkan sinyal komunikasi dan navigasi.
Bukti Ilmiah Tentang Pengaruh HAARP pada Gempa Bumi
Sebagai sebuah program penelitian, HAARP memang memiliki teknologi yang mampu mempengaruhi ionosfer. Namun, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa pengembangan HAARP dapat menyebabkan gempa bumi. Beberapa ahli geologi bahkan menyatakan bahwa tingkat energi yang dibutuhkan untuk menyebabkan gempa bumi sangatlah besar dan tidak mungkin dicapai oleh teknologi HAARP.
Faktor Penyebab Gempa Bumi di Turki
Program ini dikembangkan untuk memperluas kapabilitas komunikasi radio dan pemantauan.
Namun, ada yang meyakini bahwa HAARP merupakan alat pengendali iklim yang dimiliki oleh Amerika Serikat. Ada yang mengaitkan beberapa bencana seperti banjir bandang, kebakaran hutan, dan gempa bumi dengan HAARP.
Menanggapi hal ini, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, memberikan tanggapan.
Menurutnya, memperkaitkan gempa dengan HAARP adalah sebuah teori konspirasi tanpa dasar.
“Itu hanya teori konspirasi tanpa dasar, memperkaitkan gempa dengan HAARP,” ujar Daryono.
Turki memiliki dua sumber gempa utama, yaitu Sesar Anatolia Utara dan Sesar Anatolia Timur, yang menjadi penyebab gempa yang sering terjadi di negara tersebut. Kedua sumber gempa ini adalah penyebab gempa besar di daratan Turki.
Kesimpulan
Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa spekulasi tentang pengembangan senjata iklim HAARP sebagai penyebab gempa bumi di Turki tidak berdasar. Faktor utama penyebab gempa bumi di Turki adalah aktivitas tektonik lempeng. Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam mempercayai informasi yang beredar dan selalu mencari informasi dari sumber yang terpercaya.


