Teknologi HAARP AS disebut Sebagai Pemicu Gempa Turkey, Benarkah ?

Jumat, 10 Februari 2023 - 03:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Talamus.id, – Gempa bumi yang terjadi di Turki pada beberapa waktu lalu menimbulkan keprihatinan masyarakat. Ada berbagai spekulasi yang beredar tentang penyebab gempa bumi ini, salah satunya adalah pengembangan senjata iklim HAARP. Namun, apakah benar pengembangan senjata iklim HAARP yang menjadi penyebab gempa bumi di Turki?

Sejarah dan Fungsi HAARP

HAARP (High Frequency Active Auroral Research Program) adalah sebuah program penelitian yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat dan beberapa universitas. Program ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana ionosfer bisa digunakan untuk mengirimkan sinyal komunikasi dan navigasi.

Bukti Ilmiah Tentang Pengaruh HAARP pada Gempa Bumi

Sebagai sebuah program penelitian, HAARP memang memiliki teknologi yang mampu mempengaruhi ionosfer. Namun, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa pengembangan HAARP dapat menyebabkan gempa bumi. Beberapa ahli geologi bahkan menyatakan bahwa tingkat energi yang dibutuhkan untuk menyebabkan gempa bumi sangatlah besar dan tidak mungkin dicapai oleh teknologi HAARP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Faktor Penyebab Gempa Bumi di Turki

Program ini dikembangkan untuk memperluas kapabilitas komunikasi radio dan pemantauan.

Namun, ada yang meyakini bahwa HAARP merupakan alat pengendali iklim yang dimiliki oleh Amerika Serikat. Ada yang mengaitkan beberapa bencana seperti banjir bandang, kebakaran hutan, dan gempa bumi dengan HAARP.

Menanggapi hal ini, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, memberikan tanggapan.

Menurutnya, memperkaitkan gempa dengan HAARP adalah sebuah teori konspirasi tanpa dasar.

“Itu hanya teori konspirasi tanpa dasar, memperkaitkan gempa dengan HAARP,” ujar Daryono.

Turki memiliki dua sumber gempa utama, yaitu Sesar Anatolia Utara dan Sesar Anatolia Timur, yang menjadi penyebab gempa yang sering terjadi di negara tersebut. Kedua sumber gempa ini adalah penyebab gempa besar di daratan Turki.

Kesimpulan

Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa spekulasi tentang pengembangan senjata iklim HAARP sebagai penyebab gempa bumi di Turki tidak berdasar. Faktor utama penyebab gempa bumi di Turki adalah aktivitas tektonik lempeng. Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam mempercayai informasi yang beredar dan selalu mencari informasi dari sumber yang terpercaya.

Berita Terkait

Ramadhan Tahun Ini, Siswa SDIT Ash Shaff Takalar Kembali Berbagi Takjil
Patut Ditiru! Siswa SMA 6 Takalar Berhasil Lolos di Universitas Indonesia
Bulan Ramadhan, Danridam IX/Udayana Resmi Membuka Prodi Diktuba TNI AD Tahun 2024
Masya Allah ! Ini Aktifitas Rindam IX Udayana Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H
Peran Keluarga dalam Membangun Demokrasi yang Beradap
Beyond Proklamasi: Kisah Heroik Perjuangan Bangsa Indonesia Mempertahankan Kemerdekaan
Cara Mendaftar KIP Kuliah kuliah.kemdikbud.go.id Yang Benar
Siapa Abah Aos: Ulama Sufi dan Mursyid ke-38 TQN Suryalaya

Berita Terkait

Jumat, 29 Maret 2024 - 17:12 WITA

Ramadhan Tahun Ini, Siswa SDIT Ash Shaff Takalar Kembali Berbagi Takjil

Jumat, 29 Maret 2024 - 07:50 WITA

Patut Ditiru! Siswa SMA 6 Takalar Berhasil Lolos di Universitas Indonesia

Selasa, 19 Maret 2024 - 17:37 WITA

Bulan Ramadhan, Danridam IX/Udayana Resmi Membuka Prodi Diktuba TNI AD Tahun 2024

Selasa, 12 Maret 2024 - 09:57 WITA

Masya Allah ! Ini Aktifitas Rindam IX Udayana Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H

Senin, 11 Maret 2024 - 22:01 WITA

Peran Keluarga dalam Membangun Demokrasi yang Beradap

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:05 WITA

Beyond Proklamasi: Kisah Heroik Perjuangan Bangsa Indonesia Mempertahankan Kemerdekaan

Selasa, 13 Februari 2024 - 22:16 WITA

Cara Mendaftar KIP Kuliah kuliah.kemdikbud.go.id Yang Benar

Senin, 12 Februari 2024 - 15:51 WITA

Siapa Abah Aos: Ulama Sufi dan Mursyid ke-38 TQN Suryalaya

Berita Terbaru

Humaniora

KERAJAAN CALCA DIUJUNG TANDUK

Kamis, 14 Mar 2024 - 07:16 WITA

Terkini

“Meritokrasi Is Utopsi”

Kamis, 14 Mar 2024 - 07:08 WITA