Langsung ke konten
talamus.id
talamus.id
  • Home
  • Politik
  • Kriminal
  • Informasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Sulsel
  • Berita Pilihan
  • Celebrities
  • Loker
  • Politik
  • Daerah
  • Makassar
  • Sulsel
  • Berita Olahraga
  • Viral
  • Hiburan
  • Tips
  • Banjir Makassar
  • Netizen
  • Peristiwa
  • Berita Viral
  • Bola
  • Parenting
  • Internasional
Beranda Berita Evaluasi Program Guru Penggerak, Warga Takalar Jadi Doktor Kesembilan Administrasi Pendidikan di UNM

Evaluasi Program Guru Penggerak, Warga Takalar Jadi Doktor Kesembilan Administrasi Pendidikan di UNM

Berita  
abdillah hannanauthor icon
26 April 202626 April 2026

TALAMUS.ID, TAKALAR – Program Guru Penggerak yang dijalankan pada masa Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim dinilai memberi pengaruh besar terhadap pelaksanaan pembelajaran di sekolah.

Program tersebut mendorong perubahan tata kelola pendidikan dengan menempatkan partisipasi siswa sebagai unsur utama dalam proses belajar mengajar.

Guru pun didorong menghadirkan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik.

Namun, pergantian menteri turut mengubah arah kebijakan pendidikan nasional. Program Guru Penggerak kini dihentikan dan digantikan dengan kebijakan baru.

Perubahan itu mendorong Sarianto, mahasiswa Program Doktor Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM), menyusun disertasi yang mengulas evaluasi Program Guru Penggerak.

Menurutnya, evaluasi terhadap program tersebut penting dilakukan agar capaian positif maupun kekurangannya dapat menjadi pelajaran dalam penyusunan kebijakan pendidikan berikutnya.

“Setiap program tentu memiliki kelebihan dan tantangan. Karena itu perlu dievaluasi supaya kebijakan baru bisa lahir dengan dasar yang lebih kuat,” ujar Sarianto.

Melalui disertasi tersebut, Sarianto berhasil meraih gelar doktor dalam sidang promosi yang digelar di Ruang AD5 Gedung Pascasarjana UNM, Jalan Andi Djemma, Makassar, Jumat (24/4/2026).

Sidang promosi doktor itu dipimpin Prof Wahira selaku ketua sidang. Sementara Prof Hamsu Abdul Gani bertindak sebagai promotor dan Dr Ansar sebagai kopromotor. Turut hadir Ketua Program Studi Prof Arismunandar.

Adapun tim penguji internal masing-masing Prof Ismail Tolla, Prof Kamaruddin Hasan, dan Dr Herlina. Sedangkan penguji eksternal adalah Prof Bambang Budi Wiyono.

“Lulus dengan IPK 3,82 dan predikat cumlaude,” kata Prof Wahira saat membacakan hasil sidang.

Dalam penelitiannya, Sarianto mendalami faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Program Guru Penggerak pada guru sekolah dasar di Kabupaten Takalar.

Ia menemukan bahwa dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program.

Selain itu, kualitas guru serta dukungan sosial juga menjadi faktor pendukung utama.

Menurut dia, Program Guru Penggerak telah memberi ruang bagi guru untuk lebih kreatif dalam mengelola pembelajaran di kelas.

“Guru tidak hanya mengajar, tetapi dituntut menjadi pemimpin pembelajaran yang mampu mendorong siswa aktif, berpikir kritis, dan berani berpendapat,” katanya.

Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan antara lain keterbatasan waktu guru mengikuti program, penguasaan serta ketersediaan sarana teknologi, serta keterbatasan anggaran untuk mendukung inovasi pembelajaran.

Hasil evaluasi tersebut, kata Sarianto, diharapkan dapat menjadi referensi dan bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam menjalankan program baru pengganti Guru Penggerak.

“Jangan sampai capaian baik dari program sebelumnya hilang begitu saja. Hal-hal yang berhasil harus dipertahankan, sementara kekurangannya diperbaiki,” ujarnya.

Dengan capaian tersebut, Sarianto tercatat sebagai doktor kesembilan pada Program Studi Administrasi Pendidikan Program Pascasarjana UNM.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kerabat dan rekan yang mendukung serta membantu saya selama menulis disertasi ini. Jasa mereka tidak bisa saya hitung,” ucapnya.

Siapa Sosok Sarianto

Sarianto lahir di Paririsi, Kabupaten Takalar, pada 15 Juni 1982.

Ia merupakan anak bungsu dari lima bersaudara, putra pasangan almarhum Sangkala Kulle dan almarhumah Masyuri Dg Ngintang.

Pendidikan formalnya dimulai di SD Inpres 234 Takalar Kota pada 1988 hingga 1995.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 2 Takalar dan tamat pada 1998.

Jenjang pendidikan menengah atas ditempuh di SMA Negeri 2 Takalar sebelum akhirnya menyelesaikan pendidikan di SMA Swasta Ranggong Daeng Romo pada 2001.

Pada tahun yang sama, ia melanjutkan studi di STAI YAPIS Takalar pada program DII Pendidikan Sekolah Dasar hingga 2003.

Setelah itu, ia meneruskan ke jenjang strata satu di kampus yang sama dan meraih gelar sarjana pendidikan Islam.

Usai menamatkan pendidikan sarjana, Sarianto kemudian diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara dan mulai mengabdi sebagai tenaga pengajar di sekolah dasar pada 2009.

Keinginan untuk terus belajar membawanya kembali ke bangku kuliah pada 2016.

Ia menempuh pendidikan strata dua di Pascasarjana UNM Program Studi Pendidikan Dasar dan meraih gelar magister pada 2019.

Kini, perjuangannya berbuah manis setelah berhasil menuntaskan studi doktoral pada Program Pascasarjana UNM dengan konsentrasi Administrasi Pendidikan.

Selain berkiprah di dunia pendidikan, Sarianto juga aktif di berbagai organisasi, di antaranya Ketua KNPI Kecamatan Pattallassang, Ketua PGRI Kecamatan Polong bangkeng utara, Penyelenggaraan Pemilu tingkat Kecamatan, Ketua Lazismu Takalar, MPO pemuda Pancasila Takalar, Pengurus ICMI Takalar, Dewan Pembina LIDMI Pusat, dan Wakil Ketua KONI Takalar

Ia juga pernah menempati sejumlah jabatan dalam pemerintahan Kabupaten Takalar, di antaranya guru sekolah dasar, Kepala Desa Manggindara, kepala sekolah.

Kemudian pengawas tingkat SD, Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Takalar, serta Kepala Bidang Olahraga Dinas Pariwisata Takalar.

Penulis: Hannan AbdillahEditor: Uwais
Komentar

Berita Terkait

Musda DPD I Golkar Sulsel Siap Digelar, Panitia Resmi Terbentuk
Bahagia! Siswa SDIT dan SMPIT Ash-Shaff Terjun langsung Bagikan Takjil Kepemotor
Serangan Militer Iran dan Memori Kekuatan Persia Yang Terupakan
Anggota DPR RI Ahmad Sere Milih Berbuka Bersama Pabentor di Takalar
Safari Ramadhan 1447 H: Yayasan Satu Hati Merdeka Galang Solidaritas Palestina di Parepare
Guru Keluhkan Potongan Iuran BPJS 1 Persen Tunjangan Sertifikasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tag Populer

SulselTakalarmakassarBerita OlahragaBoneBeritakesehatan

Post Populer

  • #1
    13 Februari 202413 Februari 2024
    Bikin Tertawa dan Semangat! 100 Motto Hidup Lucu yang Gak Boleh Dilewatkan
  • #2
    11 Februari 202311 Februari 2023
    TTS : Cerita Yang Melibatkan Konflik
  • #3
    18 Februari 2023
    Rahasia Terungkap! Simak Plot Rumit Film Korea “Unlocked” yang Akan Membuat Anda Terkejut!
  • #4
    23 Mei 202223 Mei 2022
    Arfandi Tewas usai ditangkap, 8 Polisi Unit Narkoba di Makassar Diberhentikan
  • #5
    30 Januari 202330 Januari 2023
    Contoh Surat Lamaran Kerja yang Menjadi Pertimbangan HRD
  • #6
    19 Agustus 202217 November 2022
    Anggota Paskibra Kecamatan Baras Meninggal Dunia, PPI Pasangkayu Turut Berdukacita
  • #7
    3 Februari 202316 Februari 2023
    Sawarna Srikandi, Destinasi Terbaik untuk Wisatawan yang Mencari Keindahan dan Petualangan
  • #8
    7 Juni 202211 Agustus 2022
    Cara Buat Sushi Mentai Rumahan Sederhana

Berita Lainnya

Pria Bercadar Menyamar Jadi Wanita di Pinrang, Akui Tolak Nikah Karena Alasan Dokumen
Pria Bercadar Menyamar Jadi Wanita di Pinrang, Akui Tolak Nikah Karena Alasan Dokumen
Pria di Makassar Dikeroyok Setelah Batalkan Kencan Melalui Aplikasi Michat Karena Tak Sesuai Foto
Pria di Makassar Dikeroyok Setelah Batalkan Kencan Melalui Aplikasi Michat Karena Tak Sesuai Foto
Imbas Aniaya Karyawan,Toko Ibu George Terancam Bangkrut,Linda Pantjawati tak Bayar Gaji Pegawai
Imbas Aniaya Karyawan,Toko Ibu George Terancam Bangkrut,Linda Pantjawati tak Bayar Gaji Pegawai
Viral Gadis Bone dilamar sultan dari Kalimantan Mobil Portuner Hingga Uang Panaik Rp 2 Miliar Lebih
Viral Gadis Bone dilamar sultan dari Kalimantan Mobil Portuner Hingga Uang Panaik Rp 2 Miliar Lebih
HEBOH! Video Puluhan Warga Makassar Geruduk Rumah Diduga Praktik Ajaran Sesat
HEBOH! Video Puluhan Warga Makassar Geruduk Rumah Diduga Praktik Ajaran Sesat
40 Hari Diburu, Kini Andy Rompas Panglima Manguni Muncul Terima Tantangan
40 Hari Diburu, Kini Andy Rompas Panglima Manguni Muncul Terima Tantangan
talamus.id

Ikuti kami di

Copyright © 2021 Talamus.id
All rights reserved

  • About Us
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Index
  • Kebijakan Privasi

Portal berita  yang hadir untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya

  • Home
  • Politik
  • Kriminal
  • Informasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Sulsel
  • Berita Pilihan
  • Celebrities
  • Loker