Talamus.id, – Tempe, makanan tradisional Indonesia yang kaya akan protein dan rendah lemak, telah menjadi favorit di seluruh dunia. Cara Membuat Tempe yang sederhana namun memerlukan perhatian khusus membuat tempe menjadi hidangan yang unik dan lezat. Tempe dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan, mulai dari tempe goreng, tempe bacem, hingga tempe mendoan. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara membuat tempe di rumah dengan mudah.
Kandungan Gizi Tempe
Tempe mengandung berbagai macam nutrisi yang penting untuk kesehatan tubuh. Di antaranya adalah protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Protein tempe mengandung asam amino esensial yang lengkap, sehingga sangat baik untuk kesehatan tubuh. Lemak tempe mengandung asam lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung. Karbohidrat tempe mengandung serat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Vitamin tempe mengandung vitamin B1, B2, B6, dan B12. Mineral tempe mengandung kalsium, zat besi, magnesium, dan fosfor.
Manfaat Tempe untuk Kesehatan
Tempe memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan tubuh. Di antaranya adalah menurunkan kadar kolesterol, menjaga kesehatan jantung, mencegah kanker, meningkatkan daya tahan tubuh, dan memperlancar pencernaan. Tempe juga dapat membantu menurunkan berat badan karena mengandung serat yang tinggi. Selain itu, tempe juga dapat membantu mengontrol gula darah dan tekanan darah.
Cara Membuat Tempe
Setelah Anda memiliki semua bahan yang diperlukan, ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat tempe di rumah:
1. Perendaman Kedelai
Langkah pertama dalam pembuatan tempe adalah merendam kedelai. Rendam kedelai dalam air selama 6-8 jam atau semalam. Proses perendaman ini membantu melunakkan kedelai dan memulai proses fermentasi.
2. Pengupasan Kulit Kedelai
Setelah kedelai direndam, kupas kulit luar kedelai dengan hati-hati. Proses ini dapat dilakukan dengan tangan atau menggunakan alat bantu seperti pengupas kedelai.
3. Pemasakan Kedelai
Rebus kedelai yang sudah dikupas dalam air bersih hingga matang. Pastikan kedelai benar-benar lunak namun tidak hancur. Proses pemasakan ini biasanya memakan waktu sekitar 1-2 jam.
4. Pengeringan dan Pendinginan
Setelah kedelai matang, tiriskan dan biarkan dingin. Pastikan kedelai kering sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya. Pengeringan yang baik membantu proses fermentasi berjalan dengan lancar.
5. Penambahan Ragi Tempe
Campurkan kedelai yang sudah dingin dengan ragi tempe. Pastikan setiap butir kedelai terbalut ragi dengan merata. Proses ini dapat dilakukan dengan tangan bersih atau alat pencampur makanan.
6. Penyusunan dan Pembungkusan
Susun kedelai yang sudah dicampur dengan ragi tempe di atas daun pisang atau kertas pembungkus. Bentuklah dalam lapisan tipis untuk memastikan fermentasi yang merata. Bungkus kedelai dengan rapat menggunakan daun pisang atau kertas pembungkus.
7. Proses Fermentasi
Tempatkan kedelai yang sudah dibungkus di tempat yang hangat dan gelap. Proses fermentasi biasanya memakan waktu 24-48 jam. Pastikan untuk memeriksa tempe secara berkala dan pastikan kondisinya optimal.
8. Penyimpanan Tempe
Setelah proses fermentasi selesai, tempe siap disimpan di dalam lemari es. Gunakan tempe dalam waktu seminggu untuk mendapatkan rasa yang optimal.
Tips Membuat Tempe
Berikut ini adalah beberapa tips membuat tempe agar berhasil:
- Gunakan kacang kedelai berkualitas baik.
- Rendam kacang kedelai hingga mengembang.
- Kukus kacang kedelai hingga matang sempurna.
- Gunakan ragi tempe yang berkualitas baik.
- Bungkus kacang kedelai dengan rapat.
- Diamkan kacang kedelai pada suhu yang hangat.
- Setelah 24 jam, tempe siap dikonsumsi.
Penutup
Selamat mencoba untuk membuat tempe di rumah! Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat menikmati tempe yang lezat dan sehat tanpa harus membelinya di toko. Selain itu, membuat tempe sendiri di rumah juga memberikan kepuasan tersendiri dan dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan bersama keluarga. Jadi, siapkan bahan-bahan Anda dan mulai bereksperimen dengan dunia memasak tempe di dapur Anda!


