4. Pakistan marah
Merasa kedaulatannya di langgar otoriter oleh tetangganya, Pakistan murka. Pakistan sudah sejak dari permulaan mewanti-wanti bahwa peristiwa serangan ke negaranya sanggup menyebabkan final serius.
“Pelanggaran kedaulatan Pakistan ini betul-betul tidak sanggup diterima dan sanggup menimbulkan konsekuensi serius,” kata Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam suatu pernyataan.
Teheran Iran dan Islamabad Pakistan sering saling tuduh bahwa pihak lain mengijinkan militan beroperasi dari kawasan masing-masing untuk melancarkan serangan. Namun jarang sekali pasukan resmi dari kedua belah pihak terlibat pertempuran. “Yang lebih memprihatinkan lagi yaitu langkah-langkah ilegal ini tetap terjadi walaupun ada beberapa akses komunikasi antara Pakistan dan Iran,” kata Kementerian Luar Negeri Pakistan.
5. Perwira Iran ditembak mati
Seorang perwira Korps Garda Revolusi Iran ditembak mati. Peristiwa ini terjadi di tengah ketegangan Iran-Pakistan. Lokasi peristiwanya juga ada di provinsi yang mempunyai batas dengan Pakistan, ialah Sistan-Baluchistan di Iran, wilayah penganut pedoman Sunni di dalam negara mayoritas penganut anutan Syiah.
Dilansir Al Arabiya, nama perwira itu yaitu Kolonel Hossein-Ali Javdanfar. Peristiwa yang disebut Iran selaku serangan teroris ini terjadi pada Rabu (17/1) waktu lokal.
6. Pakistan balas serang Iran
Setelah diserang Iran, Pakistan kemudian membalas serangan ke Iran pada Kamis (18/1) waktu lokal. Serangan Pakistan dilancarkan lewat drone dan rudal. Lokasi serangan masih di perbatasan Iran-Pakistan, yakni di desa Saravan, Provinsi Sistan-Baluchistan.
“Pakistan menyerang desa perbatasan Iran dengan rudal,” lapor televisi pemerintah Iran, mengutip Alireza Marhamati, wakil gubernur provinsi Sistan-Baluchistan di Iran.
Setelah Irak dan Suriah, Iran Lancarkan Serangan Udara ke Pakistan Foto: DW (News)
8. Korban serangan Pakistan: 9 orang tewas
Serangan ini menimbulkan korban jiwa. Awalnya Iran melaporkan 7 orang tewas, berisikan perempuan dan bawah umur. Selanjutnya, korban bertambah menjadi 9 orang tewas.
“Dua laki-laki juga tewas dalam serangan rudal pagi ini di salah satu desa perbatasan Saravan, sehingga jumlah korban tewas menjadi sembilan orang,” lapor kantor pemberitahuan resmi Iran, IRNA mengutip Alireza Marhamati, wakil gubernur provinsi Sistan-Baluchistan, Iran, mirip dilansir kantor pemberitahuan AFP, Kamis (18/1/2024).
9. Iran: Korban orang Pakistan
Kantor pemberitahuan Iran, Fars memberikan bahwa mereka yang tewas “diyakini ialah warga negara Pakistan”.
Provinsi Sistan-Baluchistan ialah salah satu dari sedikit provinsi yang lebih banyak didominasi orangnya Muslim Sunni di Iran yang didominasi Syiah.
Di wilayah ini terjadi kerusuhan terus-menerus yang melibatkan geng penyelundup narkoba lintas batas dan pemberontak dari etnis minoritas Baluchi serta para ekstremis.
10. Iran mengutuk serangan Pakistan
Menurut pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanani, pemerintah Iran mengutuk serangan tersebut, dan mengundang kuasa perjuangan Pakistan “untuk memprotes dan meminta penjelasan dari pemerintah Pakistan,” .
Pakistan menyatakan serangan itu berencana menyasar kalangan anti-negaranya. Mereka menghuni tempat Iran.
“Saya hanya dapat mengkonfirmasi bahwa kami telah melakukan serangan terhadap kelompok-kelompok militan anti-Pakistan yang ditargetkan di dalam Iran,” kata pejabat intelijen senior Pakistan yang tak ingin disebut namanya, kepada AFP, Kamis (18/1/2024). Dia mengatakan bahwa pernyataan resmi pemerintah akan disampaikan nanti.”

