TALAMUS, TAKALAR – Sesuai instruksi dari Bapak Pj Bupati Takalar, Dr Setiawan Aswad, Kadis Disdikbud Kabupaten Takalar, Muhammad Nurdin mengujungi korban kebakaran di Dusun Ujung Bassi, Desa Lengkese, Kecamatan Marbo, Kabupaten Takalar, Kamis, 30 November 2023
Kedatangan orang nomor satu dilingkup Dinas Pendidikan Takalar itu sebagai bertuk rasa empati dan dukungan moral kepada pihak korban atas musibah yang menimpa beberapa hari yang lalu. Didampingi ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kecamatan Marbo (K3S) Kadis Disdikbud menyerahkan bantuan berupa Uang kepada Korban kebakaran tersebut
“Kedatangan kami hari ini sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah yang menimpa saudara kita, dan sebagai bagian dari pemerintah daerah yang terpanggil untuk meringankan beban dari warga Takalar” Ujar Nurdin, Via Whats App. (30/11) Siang
Muhammad Nurdin Melanjutkan bahwa Pak Pj Bupati Takalar selalu menekankan kami untuk peka terhadap setiap musibah yang menimpa warga Takalar, bahkan dianggap menjadi kewajiban untuk memberikan dukungan, baik materil atau dukungan moril
“Pak Pj Bupati Takalar selalu menekankan kami untuk reaktif dengan musibah yang menimpa warga Takalar, karena menurut beliau pemerintah perlu hadir ditengah kesulitan masyarakatnya” Kata Nurdin, yang saat ini tercatat sebagai pengurus wilayah BKPRMI Sulsel.
Sebelumnya, Satu unit rumah dibelakang pasar Lengkese, tepatnya di Dusun Ujung Bassi, Desa Lengkese, Kecamata Marbo, Takalar dikabarkan mengalami kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun diperkirakan kerugian material berkisar ratusan juta rupiah dialami oleh pemilik rumah.
Diketahui pemilik rumah bernama, Abdul Rasyid Daeng Jarung, tidak sempat menyelamatkan barang berharganya. Ia harus merelakan rumahnya hangus dilalap sijago merah akibat arus pendek listrik yang memantik percikan api.
Kejadian kebakaran diperkirakan terjadi pukul 11.00 Wita, Rabu (29/11). Beruntung, Tiga unik mobil pemadam kebakaran beserta 17 personil datang tepat waktu di tempat kejadian sehingga dapat memadamka api dan tidak menjalar kepemukiman warga lain disekitanya.







