TALAMUS, TAKALAR – Pemerintah Kabupaten Takalar dalam yang dinahkodai, Dr Setiawan Aswad M.Dev., Plg. selaku Penjabat Bupati baru-baru ini menginstruksikan penanaman cabai atau sejenis sayuran di setiap organisasi perangkat daerah (SKPD) di Takalar
Instruksi dari orang nomor satu di Takalar itu pun disambut baik oleh jajaran Disdikbud Takalar. Selasa pagi, 26 September 2023, pihak Dinas pendidikan dan kebudayaan Takalar terlihat begitu sibuk dengan aktifitas penanaman cabe atau sejenisnya dihalaman Kantor disdikbud. Kegiatan penanaman itu dikomandoi sekretari Disdikbud, Muhammad Arfah.
“Iye, kita sudah mulai menanam cabai dan beberapa jenis buah sayuran di halaman kantor. Pak kadis pendidikan yang perintahkan langsung kepada kami” Kata Sekretaris Dinas pendidikan, Muhammad Arfah
Sebelumnya, Kepala Disdikbud Takalar, Muhammad Nirdin, telah menyampaikan dalam setiap memont rapat dilingkup Dinas pendidikan dan kebudayaan Takalar, bersama para kepala sekolah, mulai dari jenjang TK,SD dan SMP untuk melakukan penghijauan diarea sekolah. Termasuk menanam cabe dan sayur-sayuran
“Saat ini kita tengah merasakan dampak dari El Nino, dan itu sangat terasa dengan cuaca yang begitu panas, hal tersebut dapat memicu kebakaran. Selain itu, kekeringan dan gangguan musim tanah juga mulai dirasakan masyarakat” Ungkap Kadisdikbud Takalar
Olehnya itu, Kata Nurdin, perlu bentuk kepedulian dari kita semua. Minimal ada semacam usaha untuk meminimalisir dampak dari el nino itu. Salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah menanam pohon yang banyak
Ia melanjutkan, menanam pohon akan menghasilkan oksigen dan memberikan keteduhan alami yang dapat mengurangi suhu udara. “Bayangkan jika ada pohon, suhu udara akan segar dan teduh, sehingga dapat mengurangi dampak fenomena El Nino. Dengan adanya lebih banyak pohon, setidaknya suhu udara dapat dikurangi” Pungkas Orang nomor satu dilingkup Disdikbud Takalar itu
Terakhir pria yang akrab dengan sapaan Ustadz Ila itu memberikan instruksi kepada para ketua K3S dan MKKS untuk menyampaikan kepada seluruh kepala sekolah tingkat SD dan SMP untuk memanfaatkan lahan kosong dipekarangan sekolahnya untuk ditanami pohon atau sejenis sayur-sayuran.







