Talamus.id, – Tes Psikotes telah menjadi langkah yang tak terpisahkan dalam proses seleksi calon karyawan di perusahaan dan instansi pemerintah. Tidak hanya itu, program beasiswa dan tahapan seleksi perguruan tinggi juga sering kali melibatkan tahapan psikotes. Dari hasil tes ini, keadaan jiwa dan kesesuaian calon karyawan dengan pekerjaan dan lingkungan kerja dapat tercermin.
Tes psikotes menawarkan informasi kualitatif, yakni laporan berupa data yang mengambil kesimpulan tentang kesesuaian kepribadian calon karyawan dengan jenis pekerjaan yang dilamar. Pernahkah Anda diminta menggambar rumah, pohon, atau orang dalam tes psikotes guna mendapatkan pekerjaan?
Berikut Tips Psikotes Menggambar Orang
Menggali Makna Dibalik Tes Menggambar
Meskipun tidak ada cara “benar” untuk menggambar rumah, pohon, atau orang, gambar-gambar ini, serupa dengan tanda tangan atau tulisan tangan, memiliki daya informasi yang unik tentang diri kita. Dalam proses menggambar ini, tanpa disadari, karakteristik utama kepribadian kita tercermin. Menggambar adalah tes psikologis penting, seperti Ujian House-Tree-Person (HTP), yang dirancang untuk mengungkap ciri kepribadian seseorang.
Analisis Gambar Rumah: Menggambarkan Nilai-nilai Keluarga
Gambar rumah mempresentasikan hubungan keluarga dan cara pandang terhadap kehidupan keluarga. Setiap unsur dalam gambar memiliki makna tertentu:
- Atap melambangkan kehidupan intelektual, fantasi, dan spiritualitas.
- Cerobong asap mengindikasikan kehidupan afektif dan seksual, dengan asap keluar mencerminkan ketegangan internal.
- Ruang melambangkan ketegasan dan kekuatan kepribadian.
- Pintu dan jendela berhubungan dengan dunia luar, konteks sosial, dan tingkat integrasi.
- Jalan kaki mencerminkan keterbukaan dan akses ke dalam kehidupan keluarga.
- Lingkungan menggambarkan stabilitas dan koneksi dengan realitas.
Analisis Gambar Pohon: Menggali Aspek Terdalam Kepribadian
Gambar pohon merepresentasikan sisi terdalam dan paling tidak sadar dari kepribadian. Setiap elemen dalam gambar mempunyai arti penting:
- Mahkota atau dedaunan menunjukkan ide, pikiran, dan konsep diri. Kepadatan dedaunan berhubungan langsung dengan produktivitas mental.
- Cabang mengindikasikan kontak sosial, aspirasi, dan tingkat kepuasan atau frustrasi.
- Batang merepresentasikan perasaan diri dan keutuhan kepribadian, dengan lengkungan menunjukkan fleksibilitas dan adaptasi.
- Akar memiliki kaitan dengan dunia batin yang tak sadar, pengujian realitas, dan orientasi.
- Pijakan merepresentasikan kontak dengan realitas dan stabilitas, mengindikasikan kesulitan dalam menghadapi kenyataan.
Analisis Citra Gambar Orang: Mengungkap Sikap Terhadap Dunia
Gambar manusia merepresentasikan konsep ideal dari diri sendiri dan mencerminkan sikap terhadap dunia sosial dan batin:
- Kepala mengartikan kecerdasan, komunikasi, imajinasi, dan kemampuan bersosialisasi.
- Rambut mengindikasikan seksualitas, maskulinitas/feminitas, dan sensualitas.
- Mata merepresentasikan komunikasi sosial dan persepsi terhadap dunia sekitar.
- Mulut mengartikan sensualitas, seksualitas, dan komunikasi verbal, dengan garis lurus menunjukkan agresi verbal.
- Hidung memiliki makna simbolik.
- Tangan mencerminkan keefektifan dan agresivitas.
- Tindakan merepresentasikan kontrol impuls.
- Kaki menghubungkan dengan seksualitas dan agresivitas.
Tips Menggambar Orang dalam Psikotes
Tes ini menilai tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan, dan ketahanan kerja calon karyawan atau mahasiswa. Beberapa poin penting dalam menggambar orang meliputi:
- Menggambarkan orang secara utuh dengan detail.
- Memperhatikan proporsi anggota tubuh.
- Menampilkan kelengkapan anggota tubuh.
- Menggambar dengan detail yang mencerminkan kepribadian.
Wawancara dengan HRD dapat melibatkan gambar ini, dengan pertanyaan mengenai makna di balik gambar dan deskripsi detailnya. Disarankan untuk menggambar orang yang nyata, bukan tokoh kartun, dan lebih baik jika menggambarkan orang yang dikenal.
Tips Menggambar Pohon dalam Psikotes (Tree Test)
Gambarlah pohon berkayu atau berkambium, hindari jenis pohon tertentu. Hasil gambar ini tak dinilai dari aspek keindahannya, melainkan sebagai alat untuk menggali kepribadian. Setiap garis dan tipis tebal gambar akan dievaluasi secara teliti oleh HRD. Penting untuk berlatih menggambar sesuai pohon yang dimaksud dan menyelesaikannya tepat waktu.
Demikianlah tips menghadapi tes psikotes melalui gambaran. Ingatlah bahwa tes gambar ini tak memiliki jawaban mutlak benar atau salah; Anda bebas menggambar sesuai imajinasi dan kepribadian Anda.







