Langsung ke konten
talamus.id
talamus.id
  • Home
  • Politik
  • Kriminal
  • Informasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Sulsel
  • Berita Pilihan
  • Celebrities
  • Loker
  • Politik
  • Daerah
  • Makassar
  • Sulsel
  • Berita Olahraga
  • Viral
  • Hiburan
  • Tips
  • Banjir Makassar
  • Netizen
  • Peristiwa
  • Berita Viral
  • Bola
  • Parenting
  • Internasional
Beranda Terkini Dinilai Tak Transparan Dalam Penyaluran Dana Desa, Puluhan Warga Saptanajaya Desak Transparansi Dana Desa

Dinilai Tak Transparan Dalam Penyaluran Dana Desa, Puluhan Warga Saptanajaya Desak Transparansi Dana Desa

Terkini  
Redaksiauthor icon
14 Oktober 202114 Oktober 2021
Puluhan warga Desa Saptanajaya mendatangi langsung kantor desa baru-baru ini, dengan menuntut transparansi pengelolaan Dana Desa dan kejelasan pencairan upah pekerja berdasarkan Hari Orang Kerja (HOK).(ist)

Talamus.id,Pasangkayu – Warga Desa Saptanajaya, Kecamatan Duripoku, Kabupaten Pasangkayu, menggelar aksi protes di kantor desa setempat. Mereka menuntut transparansi pengelolaan Dana Desa 2020 dan upah HOK (hari orang kerja) yang belum terbayarkan.

Warga meminta upah yang telah dijanjikan melalui program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) di mana program tersebut dilaksanakan pada bulan Juli 2021 lalu namun hingga saat ini masih belum dibayarkan dan tidak mendapat kejelasan sama sekali.

“Kami hanya ingin transparansi pengelolaan dana dalam setiap proyek atau pekerjaan yang menggunakan uang rakyat atau negara di Desa Saptanajaya. Itu hak kami yang dijamin konstitusi,” kata salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya kepada wartawan, selasa (12/10/2021).

Ia menjelaskan, berawal dari Program PKTD ini yang tidak diberikan kejelasan setelah dijanji,  warga menemukan beberapa keganjilan dalam penggunaan Dana Desa di Saptanajaya selama 1 tahun terakhir. Hanya, warga enggan menuduh terjadi penyimpangan dana tersebut. Oleh sebab itu, hari ini warga beramai-ramai meminta pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa kepada pemerintah desa setempat.

Salah satu keganjilan tersebut adalaah Pemerintah Desa Saptanajaya enggan memberikan data proyek-proyek yang menggunakan Dana Desa yang tidak pernah terlihat papan informasi anggaran pada tiap penyerjaan proyek di desa Saptanajaya.

Mulai dari proyek peningkatan dan pembangunan pada beberapa jalan di Saptanajaya, pemeliharaan fasilitas olahraga, dan lain sebagainya.

“Sebagai pelayanan masyarakat, mereka (Pemdes Saptanajaya) harus transparan. Keganjilan inilah yang ingin kami buktikan,” tegas Warga.

Kecurigaan itu ternyata dibenarkan oleh Ketua BPD Desa Saptanajaya, Imranto.

Dalam penyampaiannya, Ketua BPD (Badan Pemusyawaratan Desa) Saptanajaya membenarkan bahwa sampai hari ini belum ada laporan dari Pemdes kepada BPD terkait pengelolaan Anggaran tahun 2020 yang seharusnya sudah wajib diselesaikan paling lambat tiga bulan setelah tahun berakhir.

“Mewakili rekan-rekan BPD, Saya sampaikan masyarakat bahwa memang benar sampai hari ini laporan pengelolaan Anggaran tahun 2020 belum kami terima. Kami BPD akan menyurat secara resmi agar Pemdes segera menyelesaikan kewajibannya yang seharusnya sudah diselesaikan selambat-lambatnya pada akhir Maret atau awal April 2021 yang lalu sebagaimana amanat undang-undang”, kata Imran.

Menyikapi hal itu, Kepala Desa Saptanajaya, Lalu Zakaria, Amd. Kom, mengakui dan meminta maaf serta meminta waktu kepada Masyarakat dan BPD untuk menyelesaikan semua kewajiban yang belum diselesaikan.

“Saya selaku Kepala Desa Saptanajaya meminta maaf dan meminta waktu untuk mengerjakan semua kewajiban kamu serta tuntunan merayakan terkait HOK yang belum terbayarkan”, Kata Kepala Desa.

Masyarakat pun menanggapi pernyataan Ketua BPD dan Kepala Desa Saptanajaya tersebut dengan berbagai tanggapan, hingga terjadi kesepakatan antara semua pihak bahwa Upah HOK akan dibayar dalam jangka waktu seminggu (19 Oktober 2021) dan laporan atau transparansi pengelolaan anggaran 2020 harus diselesaikan sebagaimana jangka waktu yang akan diberikan BPD karena telah melewati enam bulan dari jangka waktu yang disebutkan dalam aturan.

Dana Desa Desa Saptajaya
Komentar

Baca Juga

Skandal Intervensi Dana Desa di Takalar: Polres dan Kejari Dituduh Terlibat!
Korupsi Dana Desa 523 Juta, Jaksa Tahan Kades Sarudu

Berita Terkait

40 Link Download Twibbon Hari Batik Nasional 2025 untuk Dibagikan ke Media Sosial
KPK Bongkar Kasus Korupsi Proyek Jalan di Kalbar, Gubernur Ria Norsan Bakal Dipanggil Setelah Analisis Barang Bukti
Membanggakan, Tim Cricket Takalar Juara Babak Kualifikasi Porprov
Reshuffle Kabinet: Dito Ariotedjo Ungkap Sudah Diberitahu Sebelum Dicopot dari Jabatan Menpora
Tragedi Bandung: Ibu Tega Racuni 2 Anak Lalu Gantung Diri, Pemerintah Berikan Respons Mendalam
Kluivert Ungkap Kekesalan: Dominasi Indonesia Tak Berbuah Gol Lawan Lebanon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tag Populer

SulselTakalarmakassarBerita OlahragaBoneBeritakesehatan

Post Populer

  • #1
    13 Februari 202413 Februari 2024
    Bikin Tertawa dan Semangat! 100 Motto Hidup Lucu yang Gak Boleh Dilewatkan
  • #2
    11 Februari 202311 Februari 2023
    TTS : Cerita Yang Melibatkan Konflik
  • #3
    18 Februari 2023
    Rahasia Terungkap! Simak Plot Rumit Film Korea “Unlocked” yang Akan Membuat Anda Terkejut!
  • #4
    23 Mei 202223 Mei 2022
    Arfandi Tewas usai ditangkap, 8 Polisi Unit Narkoba di Makassar Diberhentikan
  • #5
    24 April 2021
    Geopark Ciletuh menjadi sorotan fotografi salah satunya TMJ
  • #6
    13 Juni 202215 Januari 2023
    Cara Mengatur Margin 4433 di Word Mudah dan Cepat
  • #7
    19 Agustus 202217 November 2022
    Anggota Paskibra Kecamatan Baras Meninggal Dunia, PPI Pasangkayu Turut Berdukacita
  • #8
    7 Juni 202211 Agustus 2022
    Cara Buat Sushi Mentai Rumahan Sederhana

Berita Lainnya

Pria Bercadar Menyamar Jadi Wanita di Pinrang, Akui Tolak Nikah Karena Alasan Dokumen
Pria Bercadar Menyamar Jadi Wanita di Pinrang, Akui Tolak Nikah Karena Alasan Dokumen
Pria di Makassar Dikeroyok Setelah Batalkan Kencan Melalui Aplikasi Michat Karena Tak Sesuai Foto
Pria di Makassar Dikeroyok Setelah Batalkan Kencan Melalui Aplikasi Michat Karena Tak Sesuai Foto
Imbas Aniaya Karyawan,Toko Ibu George Terancam Bangkrut,Linda Pantjawati tak Bayar Gaji Pegawai
Imbas Aniaya Karyawan,Toko Ibu George Terancam Bangkrut,Linda Pantjawati tak Bayar Gaji Pegawai
Viral Gadis Bone dilamar sultan dari Kalimantan Mobil Portuner Hingga Uang Panaik Rp 2 Miliar Lebih
Viral Gadis Bone dilamar sultan dari Kalimantan Mobil Portuner Hingga Uang Panaik Rp 2 Miliar Lebih
HEBOH! Video Puluhan Warga Makassar Geruduk Rumah Diduga Praktik Ajaran Sesat
HEBOH! Video Puluhan Warga Makassar Geruduk Rumah Diduga Praktik Ajaran Sesat
40 Hari Diburu, Kini Andy Rompas Panglima Manguni Muncul Terima Tantangan
40 Hari Diburu, Kini Andy Rompas Panglima Manguni Muncul Terima Tantangan
talamus.id

Ikuti kami di

Copyright © 2021 Talamus.id
All rights reserved

  • About Us
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Index
  • Kebijakan Privasi

Portal berita  yang hadir untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya

  • Home
  • Politik
  • Kriminal
  • Informasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Sulsel
  • Berita Pilihan
  • Celebrities
  • Loker