Talamus.id, – Warganet Indonesia mengamuk di dunia maya khususnya di media sosial seperti twitter, instagram serta facebook. Netizen plus 62 ini mengklaim Vietnam vs Thailand main mata untuk menyingkirkan Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2022, Minggu, 10 Juli 2022.
Akan tetapi, adapula yang bersikap netral menyikapi kekalahan Garuda Muda tersebut. Seperti yang diciutkan akun twitter @panditfootball yang mengutarakan agar tidak perlu menyalahkan siapa-siapa.
“Waktu penuh! Timnas Usia Muda gagal ke semifinal piala AFF U-19 2022. Tidak perlu berpikir jelek ke pertandingan Thailand vs Vietnam, jika timnas kita bisa mengalahkan Vietnam atau Thailand,” cuitnya.
Cuitan @panditfootball itu pun didukung penuh oleh pemilik akun @andreasmarbun.
“Setuju! Ngga perlu nyalahin aturan apalagi nuduh main sabun. Timnas kita yang ngga bisa cetak gol lawan vietnam vs thai loh!! Kebiasaan ngukur pake ukuran punya sendiri. Akun2 media juga sama aja, bukan ngelurusin dan mendudukkan persoalannya, malah mikir traffic,” tulis @andreasmarbun tersebut.
Sedangkan salah satu penulis terkenal di Indonesia Tere Liye memposting di fanpagenya agar nasib bangsa ini di segala lini kehidupan tidak bergantung kepada orang lain.
“Vietnam sama Thailand ini ‘sadis’ mainnya. Beginilah nasib, kalau nasib tergantung orang lain. btw, kalian tdk usah ikutan nyerang akun2 medsos aff, dkk. tidak akan banyak manfaatnya, mending, kita belajar semakin dewasa jadi fans bola. namanya bal-bal-an, begitulah. tdk selalu menyenangkan,” tulisnya.
Dikutip dari CNN Indonesia, Timnas Indonesia U-19 sebenarnya tampil impresif dengan mengalahkan Myanmar 5-1 di laga terakhir Grup A. Namun, kemenangan tersebut tak cukup berarti karena Vietnam vs Thailand berakhir imbang 1-1.
Vietnam dan Thailand dipastikan lolos ke semifinal meski sama-sama mengemas 11 poin dengan Indonesia. Vietnam dan Thailand dianggap unggul produktivitas gol daripada Indonesia.
Diketahui, Indonesia bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Vietnam dan Thailand. Sementara Vietnam vs Thailand berakhir imbang 1-1 di laga pamungkas.
Merujuk regulasi, tiga tim teratas dengan nilai sama ditentukan lewat head to head dan produktivitas gol. Situasi ini membuat Indonesia kalah produktivitas gol dari Vietnam dan Thailand yang bermain imbang 1-1.
Yang jadi soal, duel Vietnam dan Thailand sama-sama mengendurkan permainan ketika skor 1-1 di menit ke-71. Praktis tak ada serangan berarti yang dilancarkan kedua tim di sisa waktu pertandingan.
Baik pemain Vietnam dan Thailand lebih banyak memainkan bola di daerah sendiri seakan mengulur-ulur waktu. Selain itu, para pemain dari kedua kubu juga mulai berjatuhan dan meminta perawatan tim medis.
Situasi ini menjadi sorotan netizen Indonesia. Instagram AFF yang biasa sepi komentar diserbu warganet Indonesia. Sebagian besar mengklaim Vietnam dan Thailand bermain tak sportif.
“No respect,” tulis pemilik akun zent15. Sementara akun @taufandana menulis, “Match fixing!!!”
“The real Main mata,” timpal @isailis_.
“15 menit pemain Thailand hanya jalan-jalan dan langsung kram. So Funny,” timpal @yanai7e_.
Hingga berita ini diturunkan, kolom komentar Instagram AFF dibanjiri 27.942 komentar. Komentar serupa juga menjalar ke sejumlah unggahan akun resmi AFF.
Para netizen Indonesia menyuarakan protes terjadinya sepak bola negatif yang diperagakan Vietnam dan Thailand. Kedua tim dianggap tidak sportif saat kedudukan imbang 1-1. []
Penulis: Syarif Kate

