TALAMUS, TAKALAR – Tahun ini Peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) menjadi tantangan tersendiri oleh pemerintah Tabupaten Takalar. Target PAD meningkat dari tahun sebelumnya, sehingga menjadi PR tersendiri bagi perangkat organisasi daerah pengampu
Berbagai upaya dan strategi dalam mengoptimalkan pun terus ditingkatkan demi mencapai hasil PAD yang maksimal. Khusus Dinas Pariwisata pemuda dan olahraga Takalar (Dispaspora) menargetkan hasil PAD sesuai target yang diberikan
“Ada tiga bidang yang menjadi pengelola PAD di Dispaspora Takalar, yakni Bidang Pariwisata, Ekraf dan olahraga” Ungkap Kadis Dispaspora melalui sambungan Telfon.
Dari ketiganya, Bidang Ekonomi kreatif yang bertanggung jawab menarik retribusi paling banyak. Olehnya itu, butuh peran yang lebih inovas dani kreatif guna mencapai target.
“ini sudah mulai tancap gas Sesuai instruksi Bupati dan pimpinan, serta berdasarkan peraturan daerah terbaru tahun 2026 tentang pajak dan retribusi” Kata Kabid Ekraf Agriana, saat ditemui di lapangan Makkatang Daeng Sibali, Kamis, 15/01/2026
Perempuan yang lahir 44 tahun silam itu menyampaikan jika saat ini Ia dan timnya sedang melakukan pemutahiran data dari para pelaku ekraf yang sebelumnya ditangani oleh pihak Badan Pendapatan Daerah.
“Kita mulai melakukan pemutahiran data para pedagang di alun-alun Makkatang Deng Sibali sekaligus berkoordinasi dengan pihak BAPENDA sebagai pengelola retribusi sebelumnya” Katanya Tersenyum ramah dengan rumpi khusus sebagai identitas
Agriana yang akrab dengan panggilan Daeng Sompa juga mengaku akan terus berusaha bekerja secara optimal demi mencapai hasil yang maksimal sesuai target yang diharapakan.
“Do’akan yah, Insya Allah kami dari Dispaspora Takalar akan berusaha dengan baik untuk mencapai target PAD dengan hasil yang maksimal di tahun ini” Tutupnya
Diketahui Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Takalar pada tahun 2025 mecapaian target menggembirakan. Berdasarkan data resmi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Takalar, realisasi Pajak Daerah berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.
Total target Pajak Daerah 2025 sebesar Rp46,76 miliar, terealisasi hingga Rp49,71 miliar atau mencapai 106,30 persen.
Capaian ini mencerminkan efektivitas pengelolaan dan optimalisasi potensi pajak daerah oleh Bapenda Takalar







