Informasi Obat Ezocon
Deskripsi Produk
Ada 2 varian dari Ezocon:
- Ezocon 20 mg 10 Kapsul, dengan kandungan 20 mg esomeprazole pada tiap kapsul.
- Ezocon 40 mg 10 Kapsul, yang setiap kapsulnya mengandung 40 mg esomeprazole.
Informasi Penting
- Ezocon hanya dapat diperoleh berdasarkan resep dari dokter setelah pasien berkonsultasi.
- Digunakan oleh dewasa dan anak usia ≥12 tahun.
Ezocon untuk Ibu Hamil dan Menyusui
- Kandungan esomeprazole dalam Ezocon dapat menurunkan produksi ASI.
Peringatan Sebelum Menggunakan Ezocon
- Jangan mengonsumsi Ezocon jika Anda alergi dengan kandungan esomeprazole atau obat PPIs lain, seperti omeprazole, lansoprazole, pantoprazole.
- Beri tahu dokter bila Anda pernah atau sedang menderita penyakit hati yang parah, osteoporosis, gangguan ginjal, atau penyakit autoimun.
- Informasikan kepada dokter jika Anda kekurangan asupan kalium (hipokalemia), kalsium(hipokalsemia), magnesium (hipomagnesemia), atau vitamin B12.
- Pastikan untuk memberitahu dokter apabila ingin memberikan obat ini kepada lansia berusia 70 tahun ke atas.
- Diskusikan dengan dokter mengenai keamanan konsumsi Ezocon bersama dengan obat lain.
Penggunaan dan Dosis
- Durasi pengobatan sesuai arahan dokter.
- Konsumsilah obat ini 1 kali sehari. Jika Anda sulit untuk menelannya secara utuh, coba buka kapsul terlebih dahulu, lalu tuangkan isinya ke dalam 1 sendok makan air.
- Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Obat
Berikut efek interaksi Ezocon:
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping atau kadar fenitoin, diazepam, phenytoin, imipramine, atau saquinavir.
- Penurunan kadar atau efektivitas Ezocon, bila diminum bersama rifampicin.
- Peningkatan risiko hipomagnesemia, jika dikonsumsi bersama digoxin atau obat diuretik.
- Penurunan efektivitas atazanavir, rilpivirine, atau nelfinavir untuk mengobati infeksi virus HIV/AIDS.
- Penurunan penyerapan ketoconazole, itraconazole, dasatinib, erlotinib, asam mikofenolat, atau clopidogrel.
- Peningkatan efek samping atau kadar Ezocon, saat dipakai bersama triclabendazole atau voriconazole.
- Peningkatan risiko terjadinya perdarahan, ketika digunakan bersama warfarin.
Interaksi obat dapat dicegah dengan menggunakan obat ini secara hati-hati.
Efek Samping
Berikut adalah efek samping yang mungkin muncul akibat penggunaan Ezocon:
- Tidak enak badan
- Sakit kepala
- Perut kembung
- Sakit perut
Segera hubungi dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:
- Jarang buang air kecil serta bengkak pada pergelangan kaki, tangan, atau kaki, yang merupakan gejala dari gangguan ginjal
- Kekurangan magnesium, ciri-cirinya adalah nyeri atau kram otot, kelelahan yang tidak biasa, detak jantung cepat atau tidak teratur, serta tremor
- Nyeri, kelemahan otot, pusing, sulit berkonsentrasi, atau kesemutan, yaitu gejala dari kurang vitamin B12
- Peradangan usus, yang ditandai dengan diare yang tidak kunjung membaik atau makin parah
- Kulit atau mata menguning, urine berwarna gelap, kelelahan ekstrim, yang merupakan tanda dari gangguan hati
- Diare parah atau tidak kunjung membaik, merupakan gejala dari peradangan pada usus
- Nyeri sendi disertai ruam, terutama pada area tubuh yang sering terkena paparan sinar matahari, yang merupakan gejala dari penyakit lupus eritematosus kutan subakut

