Talamus.id, – Bendungan Bili-Bili di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, saat ini berada dalam status waspada. Hal ini disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan yang terjadi di wilayah tersebut. Pihak berwenang telah mengimbau masyarakat untuk menjauhi Sungai Jeneberang guna menghindari potensi bahaya yang mungkin timbul.
Menurut laporan, ketinggian air di Bendungan Bili-Bili telah mencapai level yang mengkhawatirkan. Jika hujan terus berlanjut, dikhawatirkan akan terjadi luapan air yang dapat membahayakan warga sekitar. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Pemerintah setempat juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk pemantauan berkala terhadap ketinggian air dan kondisi bendungan. Selain itu, warga yang tinggal di daerah rawan banjir diminta untuk bersiap-siap menghadapi kemungkinan evakuasi jika kondisi semakin memburuk.
Bendungan Bili-Bili merupakan salah satu infrastruktur penting di Sulawesi Selatan yang berfungsi untuk mengendalikan banjir dan menyediakan pasokan air bagi wilayah sekitarnya. Keberadaannya sangat vital untuk menjaga kestabilan lingkungan dan kehidupan masyarakat di daerah tersebut.
Dengan adanya status waspada ini, diharapkan masyarakat dapat lebih berhati-hati dan tidak mengabaikan imbauan dari pihak berwenang. Keselamatan dan keamanan warga tetap menjadi prioritas utama dalam menghadapi situasi ini.







