TALAMUS, TAKALAR – Sungguh kematian adalah sebuah misteri, kapan dan dimana akan datang. Bagi seorang muslim Kematian tak mengenal usia, harta dan pangkat. Mereka meyakini bahwa setiap yang hidup pasti akan merasakannya.
Begitu pun yang menimpa warga Takalar Sulawesi Selatan pada Kamis, 26 09/2024 Sore sekitar pukul 18.00 Wita. Prian inisial TN berumur 65 tahun tidak menyangka jika ajal akan menjemputnya ditempat yang tak dibayangkannya, Ia ditemukan warga meninggal dunia diatas pohon lontar
Video proses penurunan korban lelaki TN dari pohon lontara pun sempat viral dan dibagikan dibeberapa warga grup whats app di Takalar, dalam video yang berdurasi 45 detik itu terlihat warga menurunkan korban dari pohon lontara.
Berdasarkan informasi yang diterima media, lelaki paruh baya itu sehari-harinya bekerja sebagai petani, sebelum ditemukan meninggal ia mengeluh sakit kepala sehingga kuat dugaan meninggal karena hipertensi.
Sumber dari keluarga korban, lelaki korban TN meninggalkan rumahnya untuk menyadap Pohon lontar menjadi tuak (Ballo). Diketahui jarak pohon lontar dari kediaman korban sekitar lima ratus meter
Terpisah salah seorang warga inisial JM mengaku melihat korban sekitar pukul 18.00 wita sementara berada diatas pohon lontara dan sempat dipanggil dengan bahas makasar bertujuan ingin membantu korban
“Naikmaka bantuki. dia jawab tidak, teamako lanaunja” ungkap JM menjelaskan peristiwa saat dikebun sebelum korban meninggal
Sekitar pukul 19.10 wita, JM kemudian mengunjungi rumah korban dan menanyakan keistrinya terkait keberdaannya, namun korban belum kembali sehingga istri korban minta ke JM untuk pergi mencari dikebun tersebut.
JM pun memanggil warga untuk membersamai ketempat dimana korban mengambil tuak, usai di lokasi mereka memeriksa dan karena malam dan gelap JM menggunakan sebuah senter penerang untuk memeriksa pohon Lontara yang ditempati korba.
“Kami melihat korban sudah tengkurap diantara palapa pohon lontara dan tidak bergerak” Ungkap JM
Lebih lanjut, JM mengatakan, jika Masyakarat pun berdatangan dan berusaha menurunkan korban dari pohon lontara untuk membawa korban kerumahnya. Korban belum sempat dilarikan ke rumah sakit karena telah meninggal dunia .







