Talamus.id, – Seorang pria berinisial ASD (33) di Makassar, Sulawesi Selatan, mengalami pengeroyokan setelah membatalkan kencan dengan seorang wanita yang dikenalnya melalui aplikasi Michat. Insiden ini terjadi di indekos di Jalan Inspeksi Kanal Selatan, Kecamatan Mamajang, pada Rabu pekan lalu.
Menurut keterangan dari Aipda Muhammad Ilham, Kasi Humas Polsek Mamajang, kejadian bermula ketika ASD mencari wanita untuk diajak berkencan melalui aplikasi Michat. Ia menemukan akun dengan inisial LM yang menggunakan foto profil setengah badan tanpa menunjukkan wajah. Setelah berkomunikasi, keduanya sepakat untuk bertemu.
Setelah tiba di lokasi yang ditentukan, ASD membatalkan kesepakatan tersebut karena merasa bahwa penampilan wanita yang menantinya, berinisial SN (16), tidak sesuai dengan foto yang dikirimkan sebelumnya. “Pelapor membatalkan untuk booking wanita tersebut karena wanita tersebut tidak sesuai dengan foto yang dikirimkan,” ungkap Aipda Ilham.
Pembatalan ini tidak diterima oleh SN, yang kemudian menghubungi temannya, MRA (18), untuk membantu. MRA dan seorang temannya menunggu di depan indekos dan langsung memukul ASD saat ia keluar.
Akibat pengeroyokan tersebut, ASD mengalami luka di bagian wajah, termasuk di atas hidung dan mata kirinya yang memerah. Polisi telah mengamankan MRA dan SN untuk proses lebih lanjut. Barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian termasuk dua ponsel, tiga alat kontrasepsi, dan dompet milik korban.
Kejadian ini menyoroti risiko yang mungkin dihadapi oleh pengguna aplikasi kencan, terutama terkait dengan keaslian identitas dan foto yang digunakan oleh para penggunanya.







