Ibu Argiyan Urung Ikuti Rekonstruksi
Ibunda Argiyan, FT (43), hadir pribadi dikala rekonstruksi. Tapi ia tak ikut memperagakan adegan rekonstruksi.
“Dia tiba, tetapi tidak ikut peragaan. Pakai aktor pengganti,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu terhadap wartawan, Selasa (23/1).
Rovan menyampaikan FT tertekan berat kalau melihat anak dan insiden ini. Oleh karena adalah itu, polisi tak memaksakan FT terlibat dalam adegan rekonstruksi.
“Dia masih tertekan berat lihat anaknya dan insiden itu,” katanya.
Sedianya FT akan dihadirkan dalam rekonstruksi tersebut. FT adalah saksi kunci kejadian itu.
“Ibunya stress berat bila dipaksain,” tambahnya.
FT ialah saksi kunci problem pembunuhan ini. FT adalah orang pertama yang diberitahu Argiyan seusai membunuh korban.
Diketahui, Argiyan sempat mengirim pesan terhadap ibunya bahwa dia akan pergi. Argiyan juga memberitahu ibunya bahwa di dalam kamarnya terdapat perempuan yang ia ikat.