Momen Kedua
Selain momen itu, nama Tom juga disebut Gibran di dikala bertanya ke Cak Imin ihwal lithium ferro-phosphate (LFP).
“Gus Muhaimin, Paslon nomor 1 dan tim suksesnya ini sering menggaungkan LFP, lithium ferro-phosphate, saya nggak tahu ini pasangan nomor 1 ini anti nikel atau gimana, mohon diterangkan,”ketika segmen tanya jawab antarcawapres.
Moderator kemudian mengajukan pertanyaan apakah Gibran akan menggunakan sisa waktu untuk melanjutkan pertanyaan. Gibran mengaku akan melanjutkan jikalau pertanyaannya dirasa kurang terperinci.
“Masih ada waktu Pak Gibran, apakah akan dipakai?” tanya moderator.
“Akan aku gunakan jika pertanyaannya kurang terang. Bagaimana, Gus? Saya jelaskan juga tidak apa-apa,” ucapnya.
Moderator lalu mengingatkan mudah-mudahan abreviasi dan terminologi dijelaskan. Gibran memberikan dirinya sudah membuktikan kepanjangan dari LFP yang menurutnya sering dibahas Tom Lembong.
“Singkatan dan terminologi mohon diterangkan,” ucap moderator.
“LFP, lithium ferro-phosphate, tadi sudah saya bilang kan,” ucap Gibran.
“Apa?” kata Cak Imin.
“Lithium ferro-phosphate, itu sering digaungkan Pak Tom Lembong itu,” ucap Gibran.
“Lithium?” ujar Cak Imin.
“Lithium ferro-phosphate,” ujar Gibran.
Gibran mengaku heran Cak Imin tidak paham dengan LFP dalam mobil listrik. Padahal, berdasarkan Gibran, timses pasangan calon nomor 1 kerap menyampaikan tentang LFP.
“Ini agak gila ya, yang sering ngomongin LFP itu timsesnya namun cawapresnya nggak paham, LFP itu apa kan aneh, sering bicara LFP LFP lithium ferro-phosphate, Tesla nggak pakai nikel ini kan kebohongan publik mohon maaf, Tesla itu pakai nikel, Pak,” kata Gibran.
Gibran memberikan jangan ada pihak yang memajukan kebohongan publik. Menurut ia, nikel justru menjadi alat dan kekuatan Indonesia.
“Dan kita kini kita itu Indonesia itu ialah negara yang punya cadangan nikel terbesar sedunia, ini kekuatan kita, ini bargaining kita, jangan malah membicarakan LFP itu sama saja mengiklankan produk China, Pak,” ujar Gibran.
Gibran kembali menyinggung nama Tom Lembong. Dia menyebut gila bila timses tidak sering diskusi bareng cawapres soal LFP yang sering dibicarakan di berbagai lembaga.
“Saya nggak tahu ya, Pak Tom Lembong, dan timsesnya sering nggak diskusi dengan cawapresnya, periode cawapresnya nggak paham, ajaib loh,” ujar Gibran.
Setelah debat cawapres tamat, Cak Imin berkelakar akan menelepon Tom Lembong. Ini dibilang Cak Imin alasannya adalah nama Tom disebut-sebut dalam debat oleh Gibran.
“Nah, yang ketiga, aku bentar lagi mau telepon Pak Lembong,” kata Cak Imin saat konferensi pers usai debat.
Cak Imin menyampaikan tujuan menghubungi Tom Lembong bukan untuk meminta masukan ide. Dia mengaku hanya mau menyodorkan ada seseorang yang rindu dengan Tom Lembong.
“Bukan, bukan minta masukan, bukan. Telepon Pak Lembong, ada yang rindu rupanya,” ucap Cak Imin.