TALAMUS, TABANAN –Jelak pemilu 2024, Danrindam IX/Udayana, Kolonel Inf Wirawan Eko P, S.E.,M.H, kumpulkan personel Rindam IX Udayana di lapangan Wirayudha Bhakti. Selasa,19/9/23 usai kegiatan aerobic rutin
Kegiatan Jam Pimpinan ini merupakan bagian dari pembinaan satuan dalam rangka meningkatkan pemahaman prajurit terhadap tugas dan petunjuk Pimpinan yang harus dipedomani dan dilaksanakan oleh anggota dalam melaksanakan tugas sehari harinya.
Pada kesempatan itu, Kolonel Inf Wirawan menegaskan perintah dan arahan Panglima TNI, Kasad serta Pangdam Udayana terkait netralitas TNI yang harus dipatuhi, apalagi suhu politik jelang pemilu 2024 sudah terasa
“Saya tekankan ulang sesuai arahan Bapak Panglima TNI, Bapak Kasad dan Bapak Pangdam IX/Udayana tentang Netralitas TNI dan penegakkan hukum di lingkungan TNI, khususnya jelang tahun Politik 2024 yaitu bahwa Netralitas TNI harga mati, tidak ada yg terlibat politik praktis, terbawa oleh pihak yg menjanjikan bermuatan politik”
Selain itu, Wirawan menekanka untuk tidak gunakan sarana prasarana militer yang ada di satuan, hindari selfi dengan gunakan simbol jari, mengarahkan ke salahsatu Paslon /partai tertentu serta sanksi tegas bila anggota melanggar Netralitas
Dengan suasana santai Wirawan, melanjutkan penyampaiannya tekait penekanan Panglima TNI, antara lain :
1. Amalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan wajib TNI dan Panca Prasetya Korpri, profesional,tangguh, berdedikasi, loyal dan patriotik
2. Pegang teguh Netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada 2024
3. Hati-hati, cermat dan bijak dalam menggunakan Medsos,jarimu adalah nasibmu
4. Rekatkan soliditas dan sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat,jadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang utuh,kuat dan tangguh;
5.Tegakkan sistem hukum yang adil dan santun,jadilah prajurit TNI yang humanis;
6. Tindak tegas tanpa ragu terhadap pelanggaran hukum yang dilakukan oleh prajurit TNI, lanjutkan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Tidak ada TNI yang kebal hukum,No impunitas;
7.Penegakan hukum TNI sedang diuji, APH Polisi Militer, oditur dan hakim militer jaga citra peradilan militer dengan tidak bermain mata dengan pelanggar hukum.
Terakhir perwira Tiga melati itu berpesan kepada personilnya agar menyampaikan ke masyarakat bahwa masuk tentara gratis, tidak bayar, jangan ada anggota yang menjadi Calo/Mafia werving, bijaksana dalam menggunakan Medsos, jangan berbuat pelanggaran, laksanakan tugas dengan tulus ikhlas dan norma yang harus dipedomani Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, dimanapun berada sehingga keberadaan anggota dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Selain staf personil rindam, Kegiatan Jam Pimpinan tersebut dihadiri oleh para Kabag, Staf, Dansatdik, Dandodik ,pers militer dan PNS Rindam IX Udayana


