Pasukan keamanan Israel melancarkan operasi penggerebekan di wilayah Tepi Barat pada Selasa (26/8/2025), yang mengakibatkan penyitaan uang senilai 1,5 juta Shekel atau sekitar Rp 7,3 miliar. Dana tersebut disebut sebagai ‘dana teror’ yang diduga digunakan untuk mendukung kegiatan kelompok Hamas. Operasi ini juga menyebabkan sembilan tersangka ditangkap dan puluhan warga Palestina mengalami luka-luka. Menurut laporan Bulan Sabit Merah yang dikutip AFP, Rabu (27/8/2025), pasukan Israel menargetkan tempat penukaran uang di Ramallah, Tepi Barat, yang memicu bentrokan dengan warga setempat. Ketegangan di Tepi Barat tetap tinggi sejak perang di Jalur Gaza meletus pada Oktober 2023. Meski operasi penggerebekan di wilayah ini sering dilakukan, penyerbuan ke pusat kota Ramallah, termasuk kantor pusat Otoritas Palestina, relatif jarang terjadi. Juru bicara Kepolisian Israel, pada Rabu (27/8), mengonfirmasi bahwa operasi tersebut ditujukan untuk menggerebek sebuah bisnis penukaran uang yang diduga digunakan untuk mentransfer dana ke kelompok Hamas. ‘Pasukan menyita sejumlah besar uang dalam bentuk mata uang asing dan lokal, dengan total nilai sekitar 1.528.832 Shekel, termasuk dolar AS, dinar Yordania, Euro, dan beberapa mata uang asing lainnya,’ jelas pernyataan resmi tersebut. Selain itu, sembilan tersangka yang diduga terlibat dalam aktivitas teror telah ditangkap dan dibawa ke tempat penyelidikan bersama barang bukti yang disita. Sejak perang Gaza dimulai, serangan Israel terhadap pusat-pusat populasi Palestina di Tepi Barat semakin intensif, terutama di wilayah utara. Operasi sebelumnya pada awal tahun 2023 dan Desember 2023 juga menargetkan kantor penukaran mata uang di wilayah yang diduduki Israel sejak 1967 itu. Menurut data Otoritas Palestina yang dikutip AFP, sedikitnya 972 warga Palestina, termasuk militan dan sipil, telah tewas akibat serangan pasukan atau pemukim Israel di Tepi Barat sejak perang Gaza dimulai. Di sisi lain, otoritas Israel mencatat bahwa 36 warga Israel, baik tentara maupun sipil, tewas dalam serangan atau operasi militer di wilayah yang sama.
Operasi Militer Israel di Tepi Barat: Rp 7,3 Miliar Dana Teror Disita

