Talamus.id, – Persebaya Surabaya berhasil mengamankan tiga poin penuh setelah menang tipis 2-1 atas Borneo FC dalam laga uji coba pramusim di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (3/3/2024), diwarnai kartu merah untuk kiper Timnas Indonesia, Ernando Ari.
Pertandingan antara dua tim kuat Liga 1 ini berlangsung sengit sejak menit awal, dimana Persebaya unggul lebih dulu melalui gol cepat Kasim Botan di menit ke-19, memanfaatkan umpan terobosan dari Bruno Moreira. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan sebentar karena Borneo FC mampu menyamakan kedudukan melalui sepakan keras Iksan Nul Zikrak empat menit berselang, memanfaatkan kelengahan lini belakang Persebaya, pertandingan babak pertama berakhir imbang 1-1.
Jalannya Babak Kedua yang Menentukan
Memasuki babak kedua, kedua tim sama-sama melakukan beberapa pergantian pemain untuk menambah daya gedor, dimana Persebaya berhasil mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-70 melalui tandukan keras Kadek Raditya, memanfaatkan umpan sepak pojok. Momen krusial terjadi di penghujung laga, tepatnya pada menit ke-85, ketika kiper Persebaya yang juga merupakan penjaga gawang Timnas Indonesia, Ernando Ari, diganjar kartu merah langsung oleh wasit.
Kartu Merah Ernando Ari Jadi Sorotan
Ernando Ari diusir keluar lapangan setelah melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Borneo FC di luar kotak penalti. Keputusan wasit ini sempat memicu protes dari kubu Persebaya, namun akhirnya tetap diterima. Meski bermain dengan 10 pemain di sisa waktu pertandingan, Persebaya mampu mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit akhir dibunyikan. “Ini menjadi pembelajaran bagi kami, terutama bagi Ernando,” ujar pelatih Persebaya, Paul Munster, mengomentari insiden kartu merah tersebut.
Persiapan Kedua Tim Menuju Liga 1
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persebaya dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2024/2025, sementara bagi Borneo FC, hasil ini menjadi bahan evaluasi penting sebelum mengarungi musim baru. Kedua tim dipastikan akan melakukan pembenahan di berbagai lini untuk tampil lebih kompetitif di Liga 1 mendatang, Paul Munster juga menyoroti pentingnya kontrol emosi pemain di lapangan.
Pertandingan uji coba ini menjadi gambaran ketatnya persaingan di Liga 1 musim depan, di mana Persebaya dan Borneo FC diprediksi akan menjadi kontender kuat peraih gelar juara.

