Talamus.id – Meninggalnya pelatih keenam terjadi di Liga Italia, paitnya menimpa legenda AC Milan, Alessandro Nesta.
Dahulu, sudah ada 4 pelatih yang kehilangan pekerjaannya di Serie A musim 2024-2025.
Daniele De Rossi dipecat oleh AS Roma pada tanggal 18 September 2024 dan digantikan oleh Ivan Juric.
Berikutnya, sisa musim Luca Gotti di Leccese berakhir pada tanggal 11 November 2024, setelah ia mengambil keputusan untuk mundur dari posisinya. Dalam rangka penggantian, Presiden Leccese menunjuk Marco Giampaolo sebagai pelatih baru.
Juric mengundurkan diri karena dalam kesepakatan yang telah ditetapkan oleh AS Roma pada tanggal (10/11/2024) dan ia digantikan oleh Claudio Ranieri.
Kemudian gelandang Alberto Gilardino telah digantikan oleh Genoa pada 19 November kemarin.
Posisi Gilardino diambil alih oleh mantan pemain Arsenal, Patrick Viera,
Pada Senin (23/12/24), instruktur taktik tim Monza, Alessandro Nesta, diumumkan sebagai pesakitan terbaru.
Kekalahan 1-2 Juventus di rumah mereka sendiri di Liga Italia beberapa hari sebelumnya, mendorong Nesta untuk meninggalkan klub.
Pemain mantan AC Milan yang pernah bermain sepanjang masa 2002 s.d. 2012 akhirnya dirumahkan.
“AC Monza mengumumkan telah mengundurkan diri Alessandro Nesta dari tanggung jawabnya sebagai pelatih tim utama,” begitu bunyi pernyataan resmi klub.
Kekalahan Monza melawan Juventus di babak minor telah menempatkan mereka di bawahnya di klasemen akhir Serie A Liga Italia.
Dalam 17 pertandingan, Berikut ini adalah laporan capaian Monza yang hanya memperoleh 10 poin setelah hanya menang 1 kali dan 9 kali kalah.
Nesta menjadi pelatih baru Monza di awal musim ini setelah Raffaele Palladino berpindah ke Fiorentina.
Statusnya sebagai mantan pemain Milan membuat kandidat sebagai gelandang kontrak simulator untuk I Biancorosso.
Monza dikenal sebagai “AC Milan Rasional” karena dimiliki oleh Keluarga Berlusconi yang dulunya merupakan pemilik I Rossoneri.
Mantap, pilihan seperti Nesta ini tidak salah juga. Pasti ada triggers lain dari dunia Milan.
Klub yang lebih dikenal sebagai I Brianzoli ini telah memilih Salvatore Bocchetti.
Tetapi pria 38 tahun itu sebenarnya tidak sebentar tinggal di Milan.
Saat itu adalah pada tahun 2015 ketika ia dipinjam ke AC Milan dari Spartak Moskow.
Bocchetti mencatatkan keterlibatannya dalam hanya 9 pertandingan untuk Alessandria di kejuaraan Serie B 2015-2016.
Kapasitas Bocchetti sebagai pelatih hingga sekarang belum terbukti menjanjikan.
Dia pernah menjabat sebagai pelatih tim cadangan Hellas Verona selama beberapa tahun.
Pada Oktober 2022, Bocchetti tampil sebagai pelatih tim utama Verona untuk menggantikan Gabriele Cioffi.
Tetapi, dia sudah dipensiunkan pada Desember karena menang dalam 6 pertandingan berturut-turut.
Sejak tahun 2018, Keluarga Berlusconi membeli pemandu Monza, mereka mempekerjakan sebagian besar mantan pelatih AC Milan sebagai atlet mereka.
Dari Cristian Brocchi (2018-2021), Giovanni Stroppa (2021-2022), Nesta, dan sekarang Bocchetti.
Hanya Palladino (2022-2024) adalah yang bukan mantan pemain Milan.

