Penyerangan Zakiah Aini di Mabes Polri dan isi surat wasiat buat Gempar

Minggu, 4 April 2021 - 03:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Mabes Polri diserang oleh seorang perempuan berpistol, Zakiah Aini (25) pada Rabu (31/3/2021) sore. Polisi langsung melumpuhkan Zakiah yang mencoba melakukan aksi teror.

Penyerangan ini terjadi beberapa hari setelah kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan. Penyerangan terhadap Mabes Polri itu terjadi pada Rabu (31/3) pukul 16.30 WIB.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut awalnya Zakiah Aini masuk dari pintu belakang Mabes Polri dan sempat berbincang-bincang terlebih dahulu dengan petugas serta menanyakan lokasi kantor pos.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu, Zakiah Aini meninggalkan pos penjaga dan pergi ke arah pos siaga di dekat gerbang utama. Di sanalah terjadi baku tembak antara Zakiah Aini dan petugas hingga akhirnya dirinya tewas.

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

“Kemudian terhadap tindakan tersebut dilakukan tindakan tegas terukur kepada yang bersangkutan. Kemudian dari hasil olah TKP ditemukan identitas yang bersangkutan bernama ZA umur 25 tahun, alamat di Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur,” sambungnya.

Sebelum mengeluarkan pistol, Zakiah sempat membawa map kuning yang didalamnya berisikan amplop dengan kata kata tertentu. Polri mengungkap tersangka penyerangan, Zakiah Aini merupakan pelaku lone wolf yang berideologi radikal ISIS.

Sebelum melakukan serangan, Zakiah sempat memposting di media sosial. Polisi mengungkap Zakiah merupakan mantan mahasiswa di salah satu kampus dan drop out pada saat di semester V.

Selain itu polisi juga menemukan surat wasiat dan ada kata-kata di WA grup keluarga bahwa Zakiah akan pamit. Polisi juga akan mendalami kemungkinan adanya kelompok jaringan terkait dengan tersangka Zakiah.

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

Sebelum melakukan aksinya, Zakiah sempat pamit dulu ke orang tuanya sebelum meninggalkan rumah pada hari penyerangan di Mabes Polri, Rabu (31/3) kemarin. Tidak ada yang tahu, ternyata Zakiah melancarkan serangan ke Mabes Polri pada sore harinya.

“Jam 08.30 WIB keluar (rumah) katanya, ‘Mah, saya mau keluar sebentar.’ Tapi sampai seharian sampai magrib, sampai meninggal itu nggak ada kabar,” ujar Ketua RT Kasdi saat ditemui di rumahnya, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (1/4) kemarin.

Pada saat melakukan aksinya, Zakiah menodongkan pistol ke personel pos jaga menggunakan air gun. Dia menggenggam pistol air gun BB bullet cal (kaliber peluru) 4,5 mm. Pelor air gun sempat dilepaskannya enam kali ke arah polisi di pos jaga gerbang depan Mabes Polri.

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

“Senjatanya jenis air gun,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada detikcom, Kamis (1/4)

Meski Zakiah sempat melepaskan enam tembakan dari air gun yang digenggamnya, akan tetapi, tembakannya tidak mengenai polisi.

“Alhamdulillah tidak ada petugas yang terluka dengan aksi ZA kemarin,” ujar Brigjen Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Kamis (1/4) kemarin.

Sebagaimana diketahui, Zakiah ditembak mati polisi. Sebenarnya, polisi tidak berniat menembak mati Zakia di jantungnya.

“Awalnya ingin melumpuhkan,” kata Brigjen Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Berita Terkait

Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar
“Meritokrasi Is Utopsi”
Cara Masak Sarden Simple dan Lezat
Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id
Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran
Waduk Nipa-nipa Berstatus Waspada! Warga Makassar Siaga Banjir
Ketahui Cara Melapor Konten Negatif ke Kemenkominfo
Susut Karena Tergosok 3 Huruf

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:53 WITA

Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

Kamis, 14 Maret 2024 - 07:08 WITA

“Meritokrasi Is Utopsi”

Rabu, 7 Februari 2024 - 12:16 WITA

Cara Masak Sarden Simple dan Lezat

Rabu, 7 Februari 2024 - 07:31 WITA

Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id

Selasa, 30 Januari 2024 - 10:12 WITA

Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

Berita Terbaru

Berita

Genap Enam Tahun, Sdit Ash Shaff Lepas Alumni Pertama

Sabtu, 15 Jun 2024 - 21:23 WITA

Advertorial

Seperti Apa Kebahagiaan dan Cinta Itu?

Minggu, 2 Jun 2024 - 08:09 WITA