Cuti Bersama Tetap Ada Meski Mudik Dilarang 6-17 Mei

Sabtu, 27 Maret 2021 - 12:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, -Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah resmi melarang mudik lebaran 2021.

Sementara tetap ada jatah satu hari cuti bersama Hari Raya Idul Fitri yakni 12 Mei.

“Cuti bersama idul fitri satu hari ada, tapi enggak boleh ada aktivitas mudik. Pemberian bansos akan diberikan,” kata Muhadjir melalui konferensi pers daring, Jumat (26/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akan ada total 3 hari cuti bersama dan libur nasional di masa Hari Raya Idul Fitri, disusul dengan libur akhir pekan.

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

Selain cuti bersama Hari Raya Idul Fitri pada 12 Mei, ada libur nasional Idul Fitri 1 Syawal 1442 H pada 13-14 Mei, 13 Mei juga bertepatan dengan Hari Raya Kenaikan Isa Almasih, disusul dengan libur akhir pekan. Artinya ada lima hari libur secara berurutan.

Meski pelarang mudik ditetapkan pada 6-17 Mei, Muhadjir juga mengimbau masyarakat tidak melakukan perjalanan ke luar daerah sebelum dan sesudah tanggal yang ditetapkan. Kebijakan ini juga berlaku untuk seluruh ASN/TNI Polri, karyawan swasta, dan pekerja mandiri.

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

“Sebelum dan sesudah hari dan tanggal itu diimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan yang keluar daerah sepanjang kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu,” ujarnya.

Menurut Muhadjir, pelarangan mudik oleh pemerintah bertujuan agar kasus penularan Covid-19 tidak semakin meningkat. Sementara diketahui, angka kasus Covid-19 cenderung meningkat usai libur panjang.

Meski pelarangan mudik sudah ditetapkan, pemerintah belum membuat teknis peraturan yang detail mengenai aktivitas pergerakan orang keluar daerah.

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

“Mekanisme pergerakan orang dan barang akan diatur oleh kementerian lembaga terkait. Untuk kegiatan keagamaan dalam rangka menyambut Ramadan akan diatur Kemenag, dan berkonsultasi dengan organisasi keagamaan,” tuturnya.

Berita Terkait

Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar
“Meritokrasi Is Utopsi”
Cara Masak Sarden Simple dan Lezat
Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id
Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran
Waduk Nipa-nipa Berstatus Waspada! Warga Makassar Siaga Banjir
Ketahui Cara Melapor Konten Negatif ke Kemenkominfo
Susut Karena Tergosok 3 Huruf

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:53 WITA

Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

Kamis, 14 Maret 2024 - 07:08 WITA

“Meritokrasi Is Utopsi”

Rabu, 7 Februari 2024 - 12:16 WITA

Cara Masak Sarden Simple dan Lezat

Rabu, 7 Februari 2024 - 07:31 WITA

Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id

Selasa, 30 Januari 2024 - 10:12 WITA

Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

Berita Terbaru

Berita

Genap Enam Tahun, Sdit Ash Shaff Lepas Alumni Pertama

Sabtu, 15 Jun 2024 - 21:23 WITA

Advertorial

Seperti Apa Kebahagiaan dan Cinta Itu?

Minggu, 2 Jun 2024 - 08:09 WITA