Bejat, Bocah Yatim Piatu Jadi Korban Pencabulan Tetangga

Sabtu, 27 Maret 2021 - 14:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gadis yatim piatu berumur 14 tahun asal Desa Tamanan, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, telah menjadi korban pencabulan oleh tetangganya sendiri. Namun, pihak keluarga tidak punya keberanian melapor kepada pihak kepolisian, sebab pihak desa setempat sebelumnya mendamaikan kasus tersebut.

Peristiwa tidak terpuji itu bermula pada hari  Kamis pagi tanggal 18 Maret 2021, saat itu kakak korban yang memergokinya sendiri, adiknya berduaan dengan SJR (45) dirumah. Karena kaget mendapati hal tersebut, lalu berteriak, sehingga warga dan para tetangga berdatangan.

“Setelah perbuatan diketahui, kemudian saya melaporkan kepada pihak desa. Namun, pihak desa justru menyarankan damai, syaratnya pelaku membangun jalan desa,” terang paman korban Dodik, kepada nusadaily.com, Kamis (25/3/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terang saja Dodik tidak terima, kakak korban pun juga tidak terima pada waktu mediasi itu, namun tidak bisa berbuat apa-apa, mereka justru mendapatkan tekanan. Mereka hanya bisa pasrah dan terpaksa menyetujui pernyataan damai tersebut saat itu.

Belakangan saudara saudara korban berani melaporkan kasus tersebut kepihak Polsek Sukomoro pada Selasa (23/3/2021). “Pasca kami laporkan kepolisian, pihak polisi dan kecamatan sudah mendatangi desa. Namun, akhirnya bagaima kelanjutan saya belum tau peristiwa yang menimpa keponakan saya,” lajutnya.

Keluarga ingin pihak kepolisian berlaku adil terhadap kasus yang menimpa keponakanya tersebut. Karena, keponakannya butuh perhatian lebih, psikologisnya usai peristwa tersebut terganggu. “Semenjak kejadian, anaknya mengurung diri terus dikamar, tidak mau keluar,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Sukomoro AKP Hari Joko Prayitno membenarkan kejadian tersebut. “Iya benar mas, tetapi belum ada laporannya. Saat ini masih kita lidik, kita sudah ke desa tersebut. Karena ini dibawah umur, penanganan ada pada Polres, tetapi untuk saat ini kasus tersebut akan terus kita kawal,” kata Kapolsek singkat.

Berita Terkait

“Meritokrasi Is Utopsi”
Cara Masak Sarden Simple dan Lezat
Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id
Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran
Waduk Nipa-nipa Berstatus Waspada! Warga Makassar Siaga Banjir
Ketahui Cara Melapor Konten Negatif ke Kemenkominfo
Susut Karena Tergosok 3 Huruf
Cut cut Wallpaper

Berita Terkait

Kamis, 14 Maret 2024 - 07:08 WITA

“Meritokrasi Is Utopsi”

Rabu, 7 Februari 2024 - 12:16 WITA

Cara Masak Sarden Simple dan Lezat

Rabu, 7 Februari 2024 - 07:31 WITA

Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id

Selasa, 30 Januari 2024 - 10:12 WITA

Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

Jumat, 26 Januari 2024 - 18:20 WITA

Waduk Nipa-nipa Berstatus Waspada! Warga Makassar Siaga Banjir

Jumat, 12 Januari 2024 - 06:18 WITA

Ketahui Cara Melapor Konten Negatif ke Kemenkominfo

Kamis, 4 Januari 2024 - 11:48 WITA

Susut Karena Tergosok 3 Huruf

Senin, 1 Januari 2024 - 12:10 WITA

Cut cut Wallpaper

Berita Terbaru

Advertorial

Seperti Apa Kebahagiaan dan Cinta Itu?

Minggu, 2 Jun 2024 - 08:09 WITA