Apa itu Server DNS?
Server DNS adalah komputer yang menyimpan informasi tentang nama domain dan alamat IP yang terkait dengannya. Ketika Anda mengetikkan nama domain ke dalam browser web Anda, permintaan Anda dikirim ke server DNS lokal Anda. Server DNS lokal Anda kemudian meneruskan permintaan tersebut ke server DNS tingkat atas yang sesuai, yang kemudian meneruskannya ke server DNS tingkat berikutnya, dan seterusnya, hingga permintaan tersebut mencapai server DNS yang berisi alamat IP untuk nama domain tersebut.
Setelah server DNS menemukan alamat IP untuk nama domain tersebut, ia akan mengembalikannya ke server DNS lokal Anda, yang kemudian akan meneruskannya ke browser web Anda. Browser web Anda kemudian akan menggunakan alamat IP tersebut untuk terhubung ke situs web yang Anda minta.
Apa itu Zona DNS?
Zona DNS adalah bagian dari ruang nama DNS yang dikelola oleh satu server DNS. Zona DNS dapat berisi nama domain dan alamat IP, atau dapat berisi informasi lain, seperti catatan MX (yang menentukan server email untuk nama domain) atau catatan CNAME (yang menentukan alias untuk nama domain).
Apa itu Nama Domain?
Nama domain adalah nama yang digunakan untuk mengidentifikasi situs web. Nama domain terdiri dari dua bagian: nama domain tingkat kedua (SLD) dan nama domain tingkat atas (TLD). SLD adalah bagian dari nama domain yang berada di sebelah kiri titik, seperti “google” dalam nama domain “google.com”. TLD adalah bagian dari nama domain yang berada di sebelah kanan titik, seperti “.com” dalam nama domain “google.com”.
Apa itu Alamat IP?
Alamat IP adalah angka unik yang digunakan untuk mengidentifikasi komputer atau perangkat lain di jaringan. Alamat IP terdiri dari empat angka, yang masing-masing dipisahkan oleh titik. Misalnya, alamat IP 192.168.1.1 adalah alamat IP komputer yang terhubung ke jaringan dengan subnet mask 255.255.255.0.
Apa itu Subnet Mask?
Subnet mask adalah angka yang digunakan untuk membagi jaringan menjadi subnet. Subnet mask terdiri dari empat angka, yang masing-masing dipisahkan oleh titik. Misalnya, subnet mask 255.255.255.0 akan membagi jaringan menjadi dua subnet, dengan masing-masing subnet memiliki 254 alamat IP yang tersedia.
Apa itu Gateway Default?
Gateway default adalah alamat IP router yang digunakan untuk meneruskan lalu lintas jaringan ke jaringan lain. Gateway default biasanya diatur pada komputer atau perangkat lain yang terhubung ke jaringan. Ketika komputer atau perangkat lain mengirim paket data ke jaringan lain, paket data tersebut akan dikirim ke gateway default, yang kemudian akan meneruskannya ke jaringan lain.
Secara keseluruhan, DNS adalah tulang punggung internet. Memahami bagaimana DNS bekerja dan bagaimana kita dapat mengelolanya dengan baik penting untuk memastikan pengalaman online yang lancar. Mari bersama-sama menjaga dan mengoptimalkan penggunaan DNS agar internet tetap menjadi tempat yang aman dan efisien.

