Langsung ke konten
talamus.id
talamus.id
  • Home
  • Politik
  • Kriminal
  • Informasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Sulsel
  • Berita Pilihan
  • Celebrities
  • Loker
  • Politik
  • Daerah
  • Makassar
  • Sulsel
  • Berita Olahraga
  • Viral
  • Hiburan
  • Tips
  • Banjir Makassar
  • Netizen
  • Peristiwa
  • Berita Viral
  • Bola
  • Parenting
  • Internasional
Beranda Informasi Mengenal apa itu Business Canva Model

Mengenal apa itu Business Canva Model

Informasi  
Redaksiauthor icon
27 Februari 202327 Februari 2023
Business Model Canvas

Talamus.id, – Untuk menjalankan bisnis dengan sukses, perencanaan yang matang sangat diperlukan. Salah satu alat yang digunakan dalam perencanaan bisnis adalah Business Model Canvas. Apakah Anda sudah pernah mendengar tentang model perencanaan bisnis ini sebelumnya?

Business Model Canvas (BMC) adalah strategi manajemen yang digunakan untuk menggambarkan ide dan konsep bisnis secara visual. Definisi sederhana dari BMC adalah kerangka manajemen yang memudahkan dalam melihat gambaran ide bisnis dan realisasinya secara cepat. BMC lebih ringkas dibandingkan rencana bisnis yang biasanya memiliki banyak halaman, karena BMC disusun dalam satu halaman saja. Maka itu, BMC sangat populer di kalangan bisnis startup.

Model bisnis ini diperkenalkan pada tahun 2005 oleh Alexander Osterwalder, seorang pengusaha asal Swiss, dalam bukunya yang berjudul Business Model Generation. Di dalamnya, ia menjelaskan framework sederhana yang merepresentasikan elemen penting dalam model bisnis.

Banyak perusahaan, dari startup hingga perusahaan besar, menggunakan konsep bisnis model canvas. Model bisnis ini biasanya digunakan oleh pengusaha dalam mengembangkan bisnis agar lebih efisien dalam menjangkau target pasar.

Business Model Canvas terdiri dari sembilan elemen penting, yaitu:

1. Customer Segments (Segmentasi konsumen)

Elemen pertama yang wajib ada dalam bisnis model canvas adalah segmentasi konsumen. Apapun jenis bisnis yang dijalankan, tentukan segmentasi pelanggan dengan tepat di awal. Kamu harus menentukan siapa yang menjadi target bisnis, segmen pelanggan mana yang berpotensi membeli produk atau layananmu.

Kolom ini akan memuat berbagai hal tentang pelanggan, misalnya umur, jenis kelamin, minat, dan kebiasaan. Hal-hal yang bisa dipertimpangkan dalam menentukan segmentasi konsumen:

  • Customer jobs: apa saja hal yang ingin dicapai pelanggan, masalah yang dihadapi, apa saja kebutuhan mereka, bagaimana produk atau layananmu bisa membantu konsumen.
  • Customer gain: manfaat yang diinginkan atau diharapkan pelanggan dari bisnismu.
  • Customer pain: menggambarkan emosi negatif, apa yang membuat konsumen merasa tidak nyaman, buruk, risiko yang ditakutkan.

2. Value Proposition (Proposisi nilai konsumen)

Setelah menentukan siapa saja target konsumen, kamu harus tahu bagaimana bisnismu bisa bermanfaatnya bagi para pelanggan. Value proposition menjabarkan poin-poin atau nilai yang ditawarkan oleh suatu bisnis bagi segmen konsumennya.

Supaya lebih detail, menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut dapat membantumu menyusun value proposition yang tepat.

  • Apa keunggulan yang ditawarkan ke pelanggan saat menggunakan produkmu?
  • Manfaat apa yang akan didapat pelanggan setelah menggunakan produk?
  • Mengapa pelanggan harus memilih produkmu dan apa yang membedakannya dari kompetitor?

Dengan membuat value proposition, kamu bisa tahu apa saja manfaat yang didapat konsumen ketika menggunakan produk dan layananmu nantinya. Tunjukkan keunggulan yang membedakan bisnis kamu dengan yang lain. Tawarkan value yang unik kepada pelanggan.

Elemen dalam value proposition

Ada 11 value proposition menurut Alexander Osterwalder dan Yves Pigneur, di antaranya:

  1. Newness: nilai kebaruan yang sebelumnya belum pernah ditawarkan oleh bisnis lain.
  2. Performance: peningkatan performa atau kinerja bisnis.
  3. Customisation: produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan individual pelanggan.
  4. Getting the job done: nilai dari membantu pelanggan melakukan pekerjaan/membantu memecahkan masalah tertentu.
  5. Design: nilai dari segi desain suatu produk, misalnya pada industri fashion.
  6. Brand / status: menunjukkan status sosial tertentu ketika memakai produk.
  7. Price: menawarkan nilai yang sama dengan harga yang lebih terjangkau kepada segmen pelanggan yang sensitif terhadap harga.
  8. Cost reduction: nilai yang diberikan kepada pelanggan berupa pengurangan biaya dari aktivitas yang dilakukan, misalnya pada produk aplikasi kasir (POS), HR, atau payroll.
  9. Risk reduction: nilai berupa pemberian garansi terhadap produk dan layanan dalam hal pengurangan risiko.
  10. Accessibility: memberi akses kepada pelanggan yang semula tidak bisa mendapatkan produk/jasa tersebut, misalnya program pegadaian yang kini memungkinkan pesertanya menabung emas tanpa harus dalam bentuk fisik.
  11. Convenience: memberi kenyamanan dan kemudahan kepada pelanggan.

3. Channels (Saluran)

Channel merupakan media interaksi antara bisnis dengan konsumen untuk menyampaikan produk dan layanannya. Penentuan channel adalah salah satu faktor penentu kesuksesan dalam berbisnis. Pikirkan dengan baik channel apa saja yang akan digunakan untuk menjangkau pelanggan, misalnya dengan media sosial, ads, marketplace, dan website.

Salah satu channel yang tepat untuk menyampaikan produk kepada pelanggan adalah melalui website. Membuat website bisnis membantu kamu menjangkau konsumen lebih mudah dan luas. Website dapat menampilkan katalog produkmu dengan lebih menarik, sekaligus menjadi tempat pelanggan untuk bertransaksi.

Untuk urusan website, Dewaweb selalu jadi nomor satu sebagai penyedia layanan cloud hosting terbaik di Indonesia. Website kamu dijamin cepat, aman, dan selalu bisa diandalkan. Jangan khawatir, untuk pemula, buat website toko online di Dewastore jadi lebih mudah dan praktis!

4. Customer Relationship (Hubungan konsumen)

Setelah memahami segmentasi konsumen dan channel yang digunakan, saatnya menentukan bagaimana bisnis kamu berinteraksi dengan pelanggan.

Ketahui bagaimana cara menjalin hubungan dengan konsumen agar mereka tidak mudah berpaling ke kompetitor lain. Contoh yang bisa diterapkan misalnya memberikan promo, giveaway, atau program membership.

Karakteristik tiap pelanggan berbeda-beda, maka itu kamu harus memahami bagaimana mengambil hati dan mempertahankan pelanggan yang sudah ada. Bukan hanya saat menjual produk saja, tapi juga ketika menghadapi komplain, menjawab pertanyaan pelanggan, dan sebagainya.

5. Revenue Streams (Sumber pendapatan)

Elemen business model canvas ini menggambarkan sumber pendapatan bisnis kamu. Ini merupakan hal yang penting dan harus dikelola semaksimal mungkin.

Pikirkan bagaimana cara untuk meningkatkan pendapatan bisnis. Misalnya, selain sumber pendapatan utama dari penjualan produk, seiring perkembangan bisnis, kamu juga bisa membuat program membership atau memberikan opsi untuk upgrade layanan dengan harga yang lebih tinggi.

Cari tahu strategi yang bisa dilakukan untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar. Jangan sampai ada produk, atau kinerja yang tidak dimanfaatkan secara maksimal.

6. Key Resource (Sumber daya)

Supaya tetap kompetitif dalam industri bisnis yang dijalani, kamu perlu sumber daya yang sesuai untuk mendukung aktivitas bisnis. Key resource merupakan daftar sumber daya yang sebaiknya dimiliki suatu bisnis untuk mewujudkan value proposition.

Key resource bisa dikategorikan ke dalam 4 tipe, yakni

  1. Physical resource: gedung, tempat usaha, mesin, kendaraan, produk atau bahan baku.
  2. Intellectual resource: hak cipta, merek, paten, partnership, trademark.
  3. Human resource: sumber daya manusia, orang yang menjalankan aktivitas perusahaan.
  4. Financial resource: dana, saldo tunai, kredit, dan sebagainya.

7. Key Activities (Aktivitas yang dijalankan)

Key activities adalah elemen dalam business model canvas yang menjelaskan semua aktivitas yang berhubungan dengan bisnis. Semua kegiatan tersebut harus menghasilkan value proposition perusahaan.

8. Key Partnership (Kerja sama)

Key partnership adalah elemen dalam bisnis model canvas yang berisi daftar sumber daya di luar perusahaan yang kamu butuhkan untuk mencapai key activites dan menyampaikan value ke pelanggan. Partner utama ini dapat berupa third party, seperti supplier, mitra bisnis atau perusahaan lain yang mendukung aktivitas bisnis kamu.

9. Cost Structure (Struktur biaya)

Cost structure merupakan elemen terakhir dalam business model canvas. Di dalamnya mencakup pemetaan biaya untuk mengoperasikan bisnis sesuai dengan value proposition.

Pentingnya mengelola anggaran secara efisien untuk meminimalisir risiko kerugian dan kondisi keuangan perusahaan yang tidak sehat. Untuk mengelola keuangan dalam bisnis, kamu harus menyusun laporan keuangan dan pembukuan yang baik.

Cara Mudah Membuat Business Model Canvas untuk Bisnis yang Sukses

Setelah memahami pentingnya elemen-elemen dalam bisnis model canvas, kini saatnya mempelajari cara membuatnya agar bisnis kamu semakin sukses. Berikut ini adalah 5 tips cara membuat business model canvas yang bisa kamu terapkan:

  1. Analisis Kompetitor Melakukan analisis terhadap pesaing bisnis sangat penting untuk menambah wawasan kamu. Dengan melihat keberhasilan atau kegagalan kompetitor sebagai pembelajaran untuk bisnis kamu, kamu dapat mengetahui celah yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis dan menjangkau pasar lebih baik daripada kompetitor.
  2. Urutkan Elemen dengan Sistematis Tips selanjutnya, urutkan 9 elemen dalam business model canvas secara sistematis agar kamu tahu mana prioritas yang harus dijalankan. Kamu juga dapat menyusun strategi dengan jangka waktu tertentu. Semakin jelas target waktu dan tujuannya, semakin mudah mengukur keberhasilannya.
  3. Hubungkan Setiap Elemen Menghubungkan setiap elemen yang ada dapat membantu kamu untuk menyusun strategi yang tepat. Setiap elemen dalam business model canvas harus terhubung dan saling mendukung.
  4. Fokus pada Kondisi Saat Ini Meskipun kamu dapat membuat strategi bisnis untuk ke depan, ada baiknya untuk fokus dalam menyusun strategi dengan kondisi saat ini. Hal ini karena kondisi bisa saja berubah sewaktu-waktu karena berbagai faktor, seperti perubahan perilaku konsumen atau munculnya kompetitor baru. Maka dari itu, penting untuk fokus menyusun strategi dengan kondisi sekarang agar perhitungan lebih tepat.
  5. Lakukan Review Setelah selesai menyusun kerangka, pastikan semua elemen saling terhubung dan lakukan pengecekan ulang. Melakukan review membantu kamu untuk memeriksa kekurangan dan memperbaikinya jika dirasa kurang tepat.

Contoh Penerapan Business Model Canvas

Supaya kamu lebih paham, berikut ini adalah contoh business model canvas dari beberapa industri bisnis sebagai gambaran.

Contoh Business Model Canvas Gojek Berikut adalah contoh bisnis model canvas untuk perusahaan jasa transportasi online, Gojek. Salah satu elemen yang membedakan dengan perusahaan jasa transportasi pada umumnya ialah pada key resource. Kalau biasanya perusahaan jasa transportasi harus memiliki aset berupa kendaraan dan tempat parkir yang luas, hal tersebut tidak dibutuhkan Gojek. Sebab model bisnis Gojek menawarkan nilai kebaruan (newness) yang di mana layanannya mengandalkan mitra driver dengan kendaraan milik sendiri. Hal tersebut menjadi alasan mengapa model bisnis Gojek lebih efisien dan bisa menawarkan harga yang lebih terjangkau.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Business Model Canvas adalah alat yang berguna dalam merencanakan dan mengembangkan bisnis. Dalam BMC, terdapat sembilan elemen yang harus diisi dengan seksama dan harus terhubung satu sama lain. Dengan menerapkan BMC, bisnis dapat lebih fokus dan terarah dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Beberapa tips dalam membuat BMC, antara lain melakukan analisis kompetitor, mengurutkan elemen secara sistematis, menghubungkan setiap elemen, fokus pada kondisi saat ini, dan melakukan review. Contoh BMC dari beberapa industri bisnis juga dapat memberikan gambaran mengenai penggunaan BMC dalam praktiknya. Dalam menjalankan strategi bisnis, selalu usahakan yang terbaik dan pilihlah cloud hosting terbaik untuk website bisnis agar dapat meningkatkan kepuasan pelanggan. Oleh karena itu, BMC dapat menjadi alat yang berguna dalam membantu Sahabat Dewaweb dalam merencanakan dan mengembangkan bisnis secara online.

Komentar

Berita Terkait

Memahami URL: Definisi, Fungsi, dan Struktur Lengkap
Spoiler One Piece 1.158: Teach Anak Rocks, Shanks Punya Kembaran?
Bossjob Targetkan 1 Juta Pengguna Aktif, Permudah Pencarian Kerja di Indonesia
Jasa Pembuatan Website Makassar untuk Bisnis & Personal Branding
Best Affordable SEO Software for Small Businesses in 2025
Best Running Shoes for Beginners with Flat Feet in 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tag Populer

SulselTakalarmakassarBerita OlahragaBoneBeritakesehatan

Post Populer

  • #1
    13 Februari 202413 Februari 2024
    Bikin Tertawa dan Semangat! 100 Motto Hidup Lucu yang Gak Boleh Dilewatkan
  • #2
    11 Februari 202311 Februari 2023
    TTS : Cerita Yang Melibatkan Konflik
  • #3
    18 Februari 2023
    Rahasia Terungkap! Simak Plot Rumit Film Korea “Unlocked” yang Akan Membuat Anda Terkejut!
  • #4
    23 Mei 202223 Mei 2022
    Arfandi Tewas usai ditangkap, 8 Polisi Unit Narkoba di Makassar Diberhentikan
  • #5
    30 Januari 202330 Januari 2023
    Contoh Surat Lamaran Kerja yang Menjadi Pertimbangan HRD
  • #6
    19 Agustus 202217 November 2022
    Anggota Paskibra Kecamatan Baras Meninggal Dunia, PPI Pasangkayu Turut Berdukacita
  • #7
    3 Februari 202316 Februari 2023
    Sawarna Srikandi, Destinasi Terbaik untuk Wisatawan yang Mencari Keindahan dan Petualangan
  • #8
    7 Juni 202211 Agustus 2022
    Cara Buat Sushi Mentai Rumahan Sederhana

Berita Lainnya

Pria Bercadar Menyamar Jadi Wanita di Pinrang, Akui Tolak Nikah Karena Alasan Dokumen
Pria Bercadar Menyamar Jadi Wanita di Pinrang, Akui Tolak Nikah Karena Alasan Dokumen
Pria di Makassar Dikeroyok Setelah Batalkan Kencan Melalui Aplikasi Michat Karena Tak Sesuai Foto
Pria di Makassar Dikeroyok Setelah Batalkan Kencan Melalui Aplikasi Michat Karena Tak Sesuai Foto
Imbas Aniaya Karyawan,Toko Ibu George Terancam Bangkrut,Linda Pantjawati tak Bayar Gaji Pegawai
Imbas Aniaya Karyawan,Toko Ibu George Terancam Bangkrut,Linda Pantjawati tak Bayar Gaji Pegawai
Viral Gadis Bone dilamar sultan dari Kalimantan Mobil Portuner Hingga Uang Panaik Rp 2 Miliar Lebih
Viral Gadis Bone dilamar sultan dari Kalimantan Mobil Portuner Hingga Uang Panaik Rp 2 Miliar Lebih
HEBOH! Video Puluhan Warga Makassar Geruduk Rumah Diduga Praktik Ajaran Sesat
HEBOH! Video Puluhan Warga Makassar Geruduk Rumah Diduga Praktik Ajaran Sesat
40 Hari Diburu, Kini Andy Rompas Panglima Manguni Muncul Terima Tantangan
40 Hari Diburu, Kini Andy Rompas Panglima Manguni Muncul Terima Tantangan
talamus.id

Ikuti kami di

Copyright © 2021 Talamus.id
All rights reserved

  • About Us
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Index
  • Kebijakan Privasi

Portal berita  yang hadir untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya

  • Home
  • Politik
  • Kriminal
  • Informasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Sulsel
  • Berita Pilihan
  • Celebrities
  • Loker