Langsung ke konten
talamus.id
talamus.id
  • Home
  • Politik
  • Kriminal
  • Informasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Sulsel
  • Berita Pilihan
  • Celebrities
  • Loker
  • Politik
  • Daerah
  • Makassar
  • Sulsel
  • Berita Olahraga
  • Viral
  • Hiburan
  • Tips
  • Banjir Makassar
  • Netizen
  • Peristiwa
  • Berita Viral
  • Bola
  • Parenting
  • Internasional
Beranda Terkini Usman Sofian Sebut Moderasi Beragama Solusi Tangkal Radikalisme

Usman Sofian Sebut Moderasi Beragama Solusi Tangkal Radikalisme

Terkini  
Redaksiauthor icon
1 September 202217 November 2022

Makassar – Instite SERUM kembali melaksanakan agenda dialog kebangsaan yang kali ini mengambil tema “implementasi wawasan kebangsaan dan nilai kearifan lokal dalam mereduksi doktrin radikalisme” yang diselenggarakan di salahsatu warkop di Jl Alauddin Makassar, Kamis (1/9/2022).

Hadir pembicara dialog kebangsaan, tokoh agama, Usman Sofyan (Sekretaris NU Makassar), Saffian (BKLDK Sulselbar), Muhammad Harsan (Ketua Gema Pembebasan Makassar), Muhammad Asriady (Ketua Keagamaan HMPI Sulsel), dan Suaib (FKPT Sulsel) serta audiens dari mahasiswa dan berbagai organisasi kepemudaan.

Secara KBBI radikalisme adalah paham atau aliran dengan jalan kekerasan. Melalui semangat kebangsaan, keterikatan dengan penuh tanggung jawab untuk setia dan menumbuhkan kesadaran diri sebagai bangsa Indonesia.

Tanpa adanya komitmen kebangsaan dari warga yang konsisten, maka negara tidak dapat berdiri tegak dan mencapai cita-cita serta harapan rakyatnya. Menurut, pembicara Usman Sofyan, perbedaan adalah sunnatullah, yang harus menjadi semangat kerukunan antar beragama.

“Jadi radikalisme bukan pada katauhidan. Tetapi syariah, atau pengamalan kita dalam konteks keberagaman. Janganlah, kita merasa benar sendiri, sehingga yang berbeda dengan kita dinggap lawan, hal ini tentu sangat bertentangan dengan amalan kita,” katanya.

Lebih lanjut, Pemerintah melakukan penguatan moderasi beragama. Hal ini penting dilakukan didasarkan fakta bahwa Indonesia adalah bangsa yang sangat majemuk dengan berbagai macam suku, bahasa, budaya dan agama.

Indonesia juga merupakan negara yang agamis walaupun bukan negara berdasarkan agama tertentu. Hal ini bisa dirasakan dan dilihat sendiri dengan fakta bahwa hampir tidak ada aktivitas keseharian kehidupan bangsa Indonesia yang lepas dari nilai-nilai agama.

“Di sinilah diperlukan moderasi beragama sebagai upaya untuk senantiasa menjaga agar seberagam apapun tafsir dan pemahaman terhadap agama tetap terjaga sesuai koridor sehingga tidak memunculkan cara beragama yang ekstrem,” bebernya.

Kemenag telah memiliki 4 konsep keberagaman, yakni NKRI adalah final, pancasila final, cinta tanah air dengan iman. Sementara hari ini, ungkapnya masih ada yang menggugat pancasila, yang dengan asumsi tidak lagi sesuai jaman, dengan tidak mampu mensejahterakan.

“Padahal bukan konsep yang salah, tapi cara memandang kebangsaan, melalui aplikasinya yang salah. Semangat keberagaman jauh melampui akal sehat sehingga terkadang kebablasan dalam aplikasikan. Apa dimaksud konsep toleransi dan saling menghormati, itulah yang menjadi kekuatan keberagaman,” jelasnya membakar semangat.

“Dalam konteks kearifan lokal melalui budaya sipakatau, sipakainge dan sipakalebbi diartikan sebagai sikap saling menghormati atau menghargai, saling menasehati atau mengingatkan, dan saling memuliakan,” kata dia.

Sementara, pembicara Muhammad Asriady mengawali pemaparan bahwa radikalisme itu tidak salah. Tetapi pemahaman yang diterima boleh jadi salah dan sesat.

“Bukan fahamnya, tapi caranya. Seharusnya kekerasan dalam tandakutip disini, dengan konteks bagaimana hal positif. Melalui perubahan yang lebih baik dalam ajaran keislaman,” kata dia.

Dia menambahkan, contoh konteks kemahasiswaan. Yang merupakan agen perubahan. Tentunya melalui kajian, dan konsep dari teori.

“Semangat kemahasiswaan dengan agen perubahan, cara pandang berfikir, memecahkan masalah melalui analisis kajian yang akademis. Tidak salah, Anda (mahasiswa) berproses. Melalui tahapan yang terstruktur, yah contoh kecil menyelesaikan perkulihan dengan baik,” tambahnya.

Ada beberapa ciri-ciri pemahaman yang radikal, baik radikal agama, ideologi dan sejenisnya. Pertama tidak toleran terhadap pandangan orang lain, termasuk pandangan ajaran agama yang tidak sepandangan dengan mereka.

Sekertaris FKPT Sulsel mengatakan bahwa Radikalisme dimulai bukan kapan dia merakit bom, namun kapan ia membenci kelompok tertentu, sebab kebencian itulah yg menjadi cikal bakal sikap Intoleran yang mengarah kepada tindakan terorisme, dengan kerifan lokal dalam budaya Makassar yang harus dipegang teguh ialah Siapakatu, sipakainge dan siapakalebbi.

Ketua BKLDK Sulselbar Saffian dan Ketua Gema Pembebasan Kota Makassar Muhammad Harsan juga tidak sepakat dengak aksi radikalisme yang merusak ummat, ini kita lawan bersama , sebagai aktivis keduanya bersepakat juga untuk tidak menjadikan ummat islam sebagai sasaran opini radikalisme karna itu dapat melemahkan gerakan dan ormas islam.

Diakhir dialog, pada sesi closing statement menjelaskan bahwa, paham radikal tidak bisa dikaitkan pada agama tertentu. Ditambahkan, pada dasarnya semua agama mengajarkan kebaikan dan kedamaian hidup manusia.

Komentar

Berita Terkait

40 Link Download Twibbon Hari Batik Nasional 2025 untuk Dibagikan ke Media Sosial
KPK Bongkar Kasus Korupsi Proyek Jalan di Kalbar, Gubernur Ria Norsan Bakal Dipanggil Setelah Analisis Barang Bukti
Membanggakan, Tim Cricket Takalar Juara Babak Kualifikasi Porprov
Reshuffle Kabinet: Dito Ariotedjo Ungkap Sudah Diberitahu Sebelum Dicopot dari Jabatan Menpora
Tragedi Bandung: Ibu Tega Racuni 2 Anak Lalu Gantung Diri, Pemerintah Berikan Respons Mendalam
Kluivert Ungkap Kekesalan: Dominasi Indonesia Tak Berbuah Gol Lawan Lebanon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tag Populer

SulselTakalarmakassarBerita OlahragaBoneBeritakesehatan

Post Populer

  • #1
    13 Februari 202413 Februari 2024
    Bikin Tertawa dan Semangat! 100 Motto Hidup Lucu yang Gak Boleh Dilewatkan
  • #2
    11 Februari 202311 Februari 2023
    TTS : Cerita Yang Melibatkan Konflik
  • #3
    18 Februari 2023
    Rahasia Terungkap! Simak Plot Rumit Film Korea “Unlocked” yang Akan Membuat Anda Terkejut!
  • #4
    23 Mei 202223 Mei 2022
    Arfandi Tewas usai ditangkap, 8 Polisi Unit Narkoba di Makassar Diberhentikan
  • #5
    24 April 2021
    Geopark Ciletuh menjadi sorotan fotografi salah satunya TMJ
  • #6
    13 Juni 202215 Januari 2023
    Cara Mengatur Margin 4433 di Word Mudah dan Cepat
  • #7
    19 Agustus 202217 November 2022
    Anggota Paskibra Kecamatan Baras Meninggal Dunia, PPI Pasangkayu Turut Berdukacita
  • #8
    7 Juni 202211 Agustus 2022
    Cara Buat Sushi Mentai Rumahan Sederhana

Berita Lainnya

Pria Bercadar Menyamar Jadi Wanita di Pinrang, Akui Tolak Nikah Karena Alasan Dokumen
Pria Bercadar Menyamar Jadi Wanita di Pinrang, Akui Tolak Nikah Karena Alasan Dokumen
Pria di Makassar Dikeroyok Setelah Batalkan Kencan Melalui Aplikasi Michat Karena Tak Sesuai Foto
Pria di Makassar Dikeroyok Setelah Batalkan Kencan Melalui Aplikasi Michat Karena Tak Sesuai Foto
Imbas Aniaya Karyawan,Toko Ibu George Terancam Bangkrut,Linda Pantjawati tak Bayar Gaji Pegawai
Imbas Aniaya Karyawan,Toko Ibu George Terancam Bangkrut,Linda Pantjawati tak Bayar Gaji Pegawai
Viral Gadis Bone dilamar sultan dari Kalimantan Mobil Portuner Hingga Uang Panaik Rp 2 Miliar Lebih
Viral Gadis Bone dilamar sultan dari Kalimantan Mobil Portuner Hingga Uang Panaik Rp 2 Miliar Lebih
HEBOH! Video Puluhan Warga Makassar Geruduk Rumah Diduga Praktik Ajaran Sesat
HEBOH! Video Puluhan Warga Makassar Geruduk Rumah Diduga Praktik Ajaran Sesat
40 Hari Diburu, Kini Andy Rompas Panglima Manguni Muncul Terima Tantangan
40 Hari Diburu, Kini Andy Rompas Panglima Manguni Muncul Terima Tantangan
talamus.id

Ikuti kami di

Copyright © 2021 Talamus.id
All rights reserved

  • About Us
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Index
  • Kebijakan Privasi

Portal berita  yang hadir untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya

  • Home
  • Politik
  • Kriminal
  • Informasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Sulsel
  • Berita Pilihan
  • Celebrities
  • Loker