Talamus.id, – IPB University bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca.
Salah satunya dengan Sosialisasi Rencana Operasional Indonesia FOLU Net SINK 2030, Selasa, 21 Juni 2022.
Hal ini dilakukan IPB sebagai respon atas isu pemanasan global yang menjadi perbincangan banyak kalangan.
Menurut Direktur Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Sektor, KLHK, Dr Laksmi Widya Jayanti, sosialisasi tersebut bertujuan untuk operasionalisasi Rencana Operasional Indonesia FOLU Net Sink 2030 di tingkat tapak serta sharing knowledge kepada stakeholder terkait.
Sosialisasi ini, kata Dr Laksmi Widya Jayanti untuk menyampaikan kebijakan, strategi dan rencana implementasi rencana aksi mitigasi yang mengacu pada target penurunan emisi gas rumah kaca sampai dengan tahun 2030.
Sementara Rektor IPB University, Prof Arif Satria mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada KLHK, Tim FOLU Net Sink 2030 dan Forum Pimpinan Lembaga Pendidikan Tinggi Kehutanan Indonesia (FOReTIKA).
Bagi Rektor IPB, kegiatan ini menjadi ikhtiar yang luar biasa. Karena alam sebenarnya memberikan pelajaran hidup pada semua umat manusia.
“Ciri-ciri alam itu sebenarnya ketika kita pelajari, bisa menjadi inspirasi untuk menjadi sumber konstruksi kebudayaan kita. Itu perlu hal yang terus kita kaji,” ujarnya seperti dilangsir kompas.com.
Selain itu, menurut Rektor IPB, kehidupan alam dan kehidupan sosial menjadi sangat penting. IPB University terus mendorong agar kegiatan antisipasi perubahan iklim terus terjadi dan emisi targetnya bisa terpenuhi.
“Gerakan lingkungan seperti menanam pohon itu merupakan ciri dari ecology modernization. Ecology politic dicerminkan dengan bagaimana penataan secara makro,” jelas Prof Satria.
Dari kegiatan ini, Rektor berharap bahwa implementasi Indonesia FOLU Net Sink 2030 merupakan wujud nyata komitmen sektor kehutanan Indonesia. []

