Langsung ke konten
talamus.id
talamus.id
  • Home
  • Politik
  • Kriminal
  • Informasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Sulsel
  • Berita Pilihan
  • Celebrities
  • Loker
  • Politik
  • Daerah
  • Makassar
  • Sulsel
  • Berita Olahraga
  • Viral
  • Hiburan
  • Tips
  • Banjir Makassar
  • Netizen
  • Peristiwa
  • Berita Viral
  • Bola
  • Parenting
  • Internasional
Beranda Terkini Dituding Tidak Beretika Hingga Tuai Banyak Cibiran Netizin, ini Kronologi Kejadian di TamangBae Coffee!

Dituding Tidak Beretika Hingga Tuai Banyak Cibiran Netizin, ini Kronologi Kejadian di TamangBae Coffee!

Terkini  
Redaksiauthor icon
15 Agustus 202115 Agustus 2021

Talamus.id, – Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang dialoksikan pada pembangunan dan pengelolaan berupa Kedai yang diberi nama “TamangBae Coffee” Baru-baru ini banyak menuai cibiran netizen! (15/08/2021).

Tempat kopi santai para kaum muda yang terletak tepatnya di Desa Buyat Barat Dsn. 4 Kec. Kotabunan Kab. Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara ini, menjadi salah satu ikon menarik bagi Desa buyat tentunya dan menjadi nilai tambah bahkan menjadi BUMDES percontohan bagi Desa-desa lainnya, lantas apa yang terjadi, sehingga tempat ini banyak menimbulkan cibiran netizen?

Melalui wawancara bersama pihak pegawai “TamangBae Coffee” Beserta pengelolanya, team kami mencoba menelusuri kronologi kejadian yang membuat tempat ini akhirnya menjadi pembicaraan publik khususnya dimedia sosial berupa “Facebook” baru-baru ini.

Pihak “TamangBae Coffee” Mengaku ini mungkin sebuah kesalahan dari pihaknya tapi juga termasuk kesalahpahaman publik yang tak mengetahui kronologi kejadian namun membesar-besarkannya. Tak hanya itu, seluruh pihak TamangBae Coffee juga menyampaikan permintaan maaf yang juga mewakili para pelanggannya karena telah mengganggu ketenangan masyarakat.
“Bagaimanapun kami juga harus mememohon maaf pada masyarakat setempat, karena kami kami juga yang bertanggungjawab atas apa yang ada ditempat ini karena kami adalah manusia biasa yang tak lepas dari salah, begitu juga pelanggan yang berkunjung kesini pasti mereka memiliki sifat dan sikap yang berbeda yang juga tak lepas dari salah dan lepas kendali”. Ujar salah satu pihak pengelola

Diceritakan kronologi kejadian oleh salah seorang pegawai yang berada saat itu, bahwasanya “kejadian terjadi pada 13 Agustus 2021 tepatnya pada malam sabtu, yang mana, pada saat itu 4 orang pegawai yang masuk dan melayani pengunjung, namun tinggal 3 orang tersisa setalah kurang lebih pukul 10 malam. Malam itu Kedai yang tak begitu ramai didatangi sekelompok pengunjung yang bahkan tak berjumlah 10 orang bahkan diakhir waktu saat detik-detik kejadian hanya tersisa 4-5 orang saja, kejadian bermula ketika para pengunjung melakukan karokean didalam Kedai, saat itu lagu-lagu yang dibawakan masih terbilang santai, pelan dan masih wajar. Namun, pada detik terakhir salah satu oknum yang mungkin terlalu bersemangat, justru lepas kendali saat menyanyikan sebuah lagu dangdut, bahkan salah satu pegawainya bersaksi itu seperti sedang melakukan saweran, dan memang volume salon kala itu sangat kencang dan mungkin juga microfon yang digunakan didekatkan pada mulut oknum tersebut. Salah satu pegawainya juga bersaksi bahwa kejadian itu tidak terduga bahkan dirinya langsung menuju kedapur untuk memanggil salah satu pegawai pria yang saat itu sedang makan untuk menghentikan pelanggan yang menyanyi tersebut karena takut akan mendapat masalah. Namun, belum juga ditegur para pelanggan telah berhenti dari aktifitas mereka secara tiba-tiba dan kejadian sebelumnya terjadi tidak lama, bahakan tak sampai 5 menit berlangsung. Saat itu, 3 orang pegawai yang berada di Kedai, yang berinisial; A, Aa, dan N, juga ternyata tak mengetahui bahwa setelah kejadian oknum yang menyanyi lepas kendali itu, ternyata menimbulkan keresahan masyarakat sehingga malam itu juga mereka didatangi salah satu tetangga namun para pegawainya tidak tahu karena mereka sedang berada didalam ruangan sementara dua lainnya berada didapur, dan ternyata pelanggan yang sebelumnya melakukan karokean sedang dimarahi oleh salah seorang tetangga tersebut yang terganggu akibat kebisingan yang terjadi, pada saat itu beberapa warga yang juga mendengar kebisingan sebelumnya keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi. kejadian ini terjadi tepatnya pada pukul 23:11 Wita. Hal ini sontak menjadi pembicaraan publik khususnya pada sosial media “Facebook”.

Pihak pengelola TamangBae Coffee membantah tudingan-tudingan terhadap mereka yang beredar, yang mana, pihaknya tidak mengingatkan para pelanggan terkait jam tutup dan juga jam karokean, bahkan pihaknya mengaku bahwa sering sekali mereka mengingatkan para pelanggan, bahkan 1 bulan lebih mereka buka kembali ini, mereka lebih banyak dan memilih cepat tutup akibat pandemi dan PPKM. Setiap pelanggan yang melakukan karokean sering kali ditegur dan diingatkan tekiat volume mereka bernyanyi, bahkan beberapa kali mereka tak diizinkan lagi bernyanyi atau bernyanyi tak menggunakan mic karena telah melewati jam yang ditentukan.
“Jika dibilang kami tidak menegur, maka ini adalah sebuah kesalahan. Karena pihak kami baik pegawai maupun pengelola selalu menerapkan hal ini, dimana ketika ada pelanggan yang ingin melakukan karoakean, maka kami mengingatkan mereka terkait beberapa hal berhubung tempat ini berada di tengah masyarakat, namun kami juga adalah manusia biasa, kami telah berusaha namun beberapa pengunjung tentu datang dengan sifat dan sikap yang berebda, ada yang langsung menerima teguran kami, namun ada yang justru tak menerima dan ada juga yang minta kompromi, iya jelas begitulah resiko sebagai pengusaha”. Jelas pihaknya.

Sementara itu, kepala desa yang mencoba untuk mencari tahu kronologi kejadian ini, melakukan rapat bersama seluruh pihak TamangBae Coffee, yang akhirnya beliau juga mengingatkan kembali untuk terus mengoperasikan usaha ini, tapi juga tidak terlepas dari ketentuan yang ada.
“Kalian harus tetap menjalankan usaha ini, karena ini adalah Milik desa yang mana akan menjadi lahan pekerjaan juga untuk anak-anak yang ada di desa ini, untuk itu, tempat ini tentu harus kita jaga bersama, sebagai mana pengusaha lainnya tentu hal-hal seperti ini biasa terjadi, yang penting kalian telah berusaha untuk mengingatkan para pengunjung, namun karena hal ini telah terjadi maka kalian harus lebih tegas lagi terkait aturannya, agar tidak ada lagi yang menyalahkan dan disalahkan serta oknum yang lepas kendali sehingga menimbulkan keresahan masyarakat seperti yang terjadi”. Jelas Erni kepala Desa Buyat Barat.

Berita Terkait

40 Link Download Twibbon Hari Batik Nasional 2025 untuk Dibagikan ke Media Sosial
KPK Bongkar Kasus Korupsi Proyek Jalan di Kalbar, Gubernur Ria Norsan Bakal Dipanggil Setelah Analisis Barang Bukti
Membanggakan, Tim Cricket Takalar Juara Babak Kualifikasi Porprov
Reshuffle Kabinet: Dito Ariotedjo Ungkap Sudah Diberitahu Sebelum Dicopot dari Jabatan Menpora
Tragedi Bandung: Ibu Tega Racuni 2 Anak Lalu Gantung Diri, Pemerintah Berikan Respons Mendalam
Kluivert Ungkap Kekesalan: Dominasi Indonesia Tak Berbuah Gol Lawan Lebanon

Tag Populer

SulselTakalarmakassarBerita OlahragaBoneBeritakesehatan

Post Populer

  • #1
    13 Februari 202413 Februari 2024
    Bikin Tertawa dan Semangat! 100 Motto Hidup Lucu yang Gak Boleh Dilewatkan
  • #2
    11 Februari 202311 Februari 2023
    TTS : Cerita Yang Melibatkan Konflik
  • #3
    18 Februari 2023
    Rahasia Terungkap! Simak Plot Rumit Film Korea “Unlocked” yang Akan Membuat Anda Terkejut!
  • #4
    23 Mei 202223 Mei 2022
    Arfandi Tewas usai ditangkap, 8 Polisi Unit Narkoba di Makassar Diberhentikan
  • #5
    24 April 2021
    Geopark Ciletuh menjadi sorotan fotografi salah satunya TMJ
  • #6
    13 Juni 202215 Januari 2023
    Cara Mengatur Margin 4433 di Word Mudah dan Cepat
  • #7
    19 Agustus 202217 November 2022
    Anggota Paskibra Kecamatan Baras Meninggal Dunia, PPI Pasangkayu Turut Berdukacita
  • #8
    7 Juni 202211 Agustus 2022
    Cara Buat Sushi Mentai Rumahan Sederhana

Berita Lainnya

Pria Bercadar Menyamar Jadi Wanita di Pinrang, Akui Tolak Nikah Karena Alasan Dokumen
Pria Bercadar Menyamar Jadi Wanita di Pinrang, Akui Tolak Nikah Karena Alasan Dokumen
Pria di Makassar Dikeroyok Setelah Batalkan Kencan Melalui Aplikasi Michat Karena Tak Sesuai Foto
Pria di Makassar Dikeroyok Setelah Batalkan Kencan Melalui Aplikasi Michat Karena Tak Sesuai Foto
Imbas Aniaya Karyawan,Toko Ibu George Terancam Bangkrut,Linda Pantjawati tak Bayar Gaji Pegawai
Imbas Aniaya Karyawan,Toko Ibu George Terancam Bangkrut,Linda Pantjawati tak Bayar Gaji Pegawai
Viral Gadis Bone dilamar sultan dari Kalimantan Mobil Portuner Hingga Uang Panaik Rp 2 Miliar Lebih
Viral Gadis Bone dilamar sultan dari Kalimantan Mobil Portuner Hingga Uang Panaik Rp 2 Miliar Lebih
HEBOH! Video Puluhan Warga Makassar Geruduk Rumah Diduga Praktik Ajaran Sesat
HEBOH! Video Puluhan Warga Makassar Geruduk Rumah Diduga Praktik Ajaran Sesat
40 Hari Diburu, Kini Andy Rompas Panglima Manguni Muncul Terima Tantangan
40 Hari Diburu, Kini Andy Rompas Panglima Manguni Muncul Terima Tantangan
talamus.id

Ikuti kami di

Copyright © 2021 Talamus.id
All rights reserved

  • About Us
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Index
  • Kebijakan Privasi

Portal berita  yang hadir untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya

  • Home
  • Politik
  • Kriminal
  • Informasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Sulsel
  • Berita Pilihan
  • Celebrities
  • Loker