Kisah Para Visioner: Mengenal Pendiri NU dan Jejaknya yang Membentuk Indonesia

Kamis, 29 Februari 2024 - 22:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memahami sejarah Nahdlatul Ulama (NU) tidak bisa dilepaskan dari para pendirinya yang visioner. Artikel ini akan mengajak Anda mengenal para tokoh tersebut dan jejak mereka yang terus membentuk Indonesia hingga kini.

NU, organisasi Islam terbesar di Indonesia dan salah satu yang terbesar di dunia, didirikan pada tahun 1926.expand_more Para pendiri NU tidak hanya berperan dalam ranah keagamaan, tetapi juga turut berkontribusi dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa.expand_more

Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari: Sang Pemimpin Agung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tokoh utama pendiri NU adalah Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari.expand_more Beliau tidak hanya pendiri, tetapi juga Rais Akbar (pemimpin tertinggi) NU hingga akhir hayatnya.expand_more KH Hasyim Asy’ari dikenal sebagai sosok ulama kharismatik dan mujahid terkemuka.expand_more Ia mendirikan Pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur, yang menjadi pusat pendidikan Islam terkemuka di Indonesia.expand_more

KH Abdul Wahab Hasbullah: Sang Organisatoris

Bersama KH Hasyim Asy’ari, terdapat sosok KH Abdul Wahab Hasbullah yang berperan penting dalam mendirikan NU.expand_more KH Abdul Wahab Hasbullah dikenal sebagai organisatoris ulung.expand_more Beliau turut mendirikan media massa “Soeara Nahdlatul Oelama” dan “Berita Nahdlatul Ulama” untuk menyebarkan pemikiran NU.expand_more

Selain kedua tokoh tersebut, terdapat beberapa pendiri NU lainnya yang turut berkontribusi besar, di antaranya:

  • KH Kholil Bangkalan: Seorang ulama kharismatik dari Madura yang turut andil dalam merumuskan ideologi NU dan menjadi penasihat organisasi.expand_more
  • KH Bisri Syansuri: Ulama dan pengasuh Pesantren Denanyar yang dikenal dengan keilmuannya yang luas dan pemikirannya yang moderat.
  • KH Achmad Dahlan: Pendiri Muhammadiyah, meski berbeda organisasi, KH Achmad Dahlan bersama KH Hasyim Asy’ari bahu membahu dalam melawan penjajahan Belanda.

Jejak Pendiri NU dalam Membentuk Indonesia:

  • Perjuangan Kemerdekaan: Para pendiri NU, terutama KH Hasyim Asy’ari, mengeluarkan fatwa “Resolusi Jihad” pada tahun 1945.expand_more Fatwa ini menyerukan perlawanan terhadap penjajah Belanda dan menjadi salah satu pendorong semangat perjuangan kemerdekaan Indonesia.expand_more
  • Islam Nusantara: NU turut memperjuangkan konsep Islam Nusantara yang moderat, toleran, dan menghargai kearifan lokal. Hal ini turut membentuk identitas Islam di Indonesia.
  • Pendidikan: Para pendiri NU mendirikan banyak pesantren yang menjadi pusat pendidikan Islam dan melahirkan generasi-generasi ulama dan intelektual Muslim.expand_more
  • Organisasi Kemasyarakatan: NU memiliki berbagai lembaga dan organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang pendidikan, sosial, dan budaya.expand_more Kontribusi ini terus dirasakan oleh masyarakat Indonesia hingga kini.

Mengenal para pendiri NU tidak hanya penting untuk memahami sejarah organisasi tersebut, tetapi juga untuk melihat kontribusi mereka dalam membentuk Indonesia. Para visioner ini telah meninggalkan jejak kebaikan yang terus bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Berita Terkait

Seperti Apa Kebahagiaan dan Cinta Itu?

Berita Terkait

Senin, 29 April 2024 - 17:54 WITA

Seperti Apa Kebahagiaan dan Cinta Itu?

Kamis, 29 Februari 2024 - 22:45 WITA

Kisah Para Visioner: Mengenal Pendiri NU dan Jejaknya yang Membentuk Indonesia

Berita Terbaru

Edukasi

Seperti Apa Kebahagiaan dan Cinta Itu?

Senin, 29 Apr 2024 - 17:54 WITA