Adik Bunuh Kakak , Ibu Minta Hukuman Diringankan

Selasa, 16 Januari 2024 - 22:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Talamus.id – Maros, 16 Januari 2024 – Darmawati, seorang ibu yang baru saja kehilangan anaknya akibat pembunuhan, mengalami duka yang mendalam. Akan tetapi, meskipun dalam kesedihan yang tidak terhingga, Darmawati juga berharap agar sang pelaku, Andi Muhammad Ikhsanul Amal (22), mendapatkan keringanan hukuman.

Darmawati bahwa dia adalah ibu dari kedua orang tersebut. Insiden yang terjadi pada Kamis menjelang akhir tahun 2023 lalu mengakibatkan Amal melancarkan serangan menggunakan badik terhadap kakaknya, yang akhirnya tewas.

Pada hari Senin, 15 Januari, saat polisi melakukan rekonstruksi di rumah mereka di Jalan Makmur Dg Sitakka, Maros, Darmawati mendekati Kapolsek Turikale, Kompol Mariana Taruk Rante, dan jaksa untuk memohon keringanan hukuman bagi Amal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mohon untuk meringankan hukumannya, Ibu. Bagaimanapun dia adalah anak saya,” pintanya sambil menangis.

Darmawati menyatakan bahwa Amal merupakan tulang punggung keluarga. Saat Amal merantau ke Nabire, dia sering mengirimkan uang untuk kebutuhan rumah tangga, termasuk untuk disalurkan kepada kakaknya.

Saat kejadian terjadi, awalnya saya, Darmawati, mengira bahwa anak saya meninggal karena bunuh diri. Saya juga tidak berada di rumah saat itu,” ujarnya.

Darmawati mengungkapkan kesediaannya menerima kejadian ini dengan ikhlas, sembari berharap agar anaknya bisa mendapatkan bimbingan selama menjalani hukuman penjara.

Dalam rekonstruksi yang dipantau oleh MataMaros.com, tersangka Amal memulai adegannya di halaman rumah dengan mengajak Dila, pacarnya, sebagai saksi.

Kompol Mariana menjelaskan bahwa Amal dihadapkan pada 21 adegan yang harus dilakukan. “Pertama, tersangka datang bersama pacarnya, hingga adegan pembunuhan korban,” ungkapnya.

Dalam adegan tersebut, Dila berbaring di kamar tersangka, yang membuat korban marah karena adiknya membawa seorang perempuan ke rumah.

Korban juga sempat mengeluarkan kata-kata kasar kepada tersangka yang membuat tersangka tersinggung. Amal menggunakan badik berukuran kecil dengan panjang 12 cm untuk membacok kakaknya.

Amal kini dihadapkan pada ancaman hukuman penjara selama 15 tahun. Namun, sang ibu berharap bahwa nantinya putusan hakim tidak seberat itu.

Berita Terkait

Sambut  HUT Takalar Ke-64, Pemda Gelar Kejuaraan Tenis Lapangan
RESMI Ria Ricis Ajukan Gugatan Cerai Teuku Ryan
Awal Tahun, Ketua Pelti Sulsel Bersama Tim Tenis Unhas Silaturahim Ke-Takalar
Awal Tahun Rindam Udayana Laksanakan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas
Kata Imran, Begini Harusnya Pemuda untuk Kemajuan
Tahun Baru 2024, Poliklinik Jantung Mulai Beroperasi di BLUD Haji Pajonga Daeng Ngalle
Pj Bupati Takalar Bersama Forkopimda Paparkan Progres  evaluasi dan pembangunan Strategis Tahun 2023
Digembleng Tiga Bulan, Dodiklatpur Rindam IX/Udayana Lahirkan Jawara Infanteri

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 07:25 WITA

Sambut  HUT Takalar Ke-64, Pemda Gelar Kejuaraan Tenis Lapangan

Rabu, 31 Januari 2024 - 19:15 WITA

RESMI Ria Ricis Ajukan Gugatan Cerai Teuku Ryan

Sabtu, 27 Januari 2024 - 19:47 WITA

Awal Tahun, Ketua Pelti Sulsel Bersama Tim Tenis Unhas Silaturahim Ke-Takalar

Kamis, 25 Januari 2024 - 21:13 WITA

Awal Tahun Rindam Udayana Laksanakan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas

Selasa, 16 Januari 2024 - 22:07 WITA

Adik Bunuh Kakak , Ibu Minta Hukuman Diringankan

Kamis, 4 Januari 2024 - 06:44 WITA

Kata Imran, Begini Harusnya Pemuda untuk Kemajuan

Selasa, 2 Januari 2024 - 20:58 WITA

Tahun Baru 2024, Poliklinik Jantung Mulai Beroperasi di BLUD Haji Pajonga Daeng Ngalle

Jumat, 29 Desember 2023 - 10:52 WITA

Pj Bupati Takalar Bersama Forkopimda Paparkan Progres  evaluasi dan pembangunan Strategis Tahun 2023

Berita Terbaru

Entertainment

Sinopsis Film Reprisal , Memburu Keadilan Dalam Aksi Hebat

Rabu, 21 Feb 2024 - 14:40 WITA