Banjir di Parepare : Dua Warga Lapadde Meninggal Hanyut oleh Banjir

Jumat, 3 Februari 2023 - 02:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Talamus.id, – Parepare, Banjir melanda empat kelurahan di Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan pada 1 Februari 2023. Banjir juga merendam jalan Trans Sulawesi di Parepare, mengakibatkan kemacetan lalu lintas.

Empat kelurahan terdampat adalah Kelurahan Lumpue, Lappadde, Watang Bacukiki, dan Lemoe. BPBD Parepare melakukan evakuasi warga dan menggunakan perahu karet. Banjir ini diduga banjir kiriman dari daerah hulu.

Seorang ibu dan bayinya terjebak banjir dan dievakuasi oleh Basarnas. Seorang pasangan suami istri juga ditemukan tewas akibat banjir.

“Ini sepertinya ada banyak sumber air dari hulu. Baru beberapa jam hujan, air di Parepare sudah meningkat,” ujar seorang warga.

Ibu dan Bayi Terjebak Banjir Dilepaskan Seorang ibu dan bayinya terdampar oleh banjir di Jalan Bukit Madani, Kelurahan Lappade, Kecamatan Ujung, Parepare. Ini diketahui melalui sebuah video yang menunjukkan ibu itu merekam bayinya yang sedang tidur.

“Tolong bantu anak saya, air sangat tinggi sekali untuk bayi baru saya,” ujar ibu tersebut dalam rekaman video.

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

Petugas segera menuju lokasi untuk mengeluarkan keduanya.

“Basarnas sedang melakukan evakuasi,” kata Camat Ujung, Ardiansyah, pada Rabu (1/2/2023).

Pasangan hanyut dan Tewas akibat Banjir Seorang pasangan suami istri tewas karena hanyut oleh banjir di Parepare, Sulawesi Selatan. Mereka adalah warga Tegal 1, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

“Ada dua warga meninggal. Mereka pasangan suami istri,” ujar Lurah Lapadde, Rahmat Karim, pada Kamis (2/2/2023).

“Rumah mereka terhanyut dan mereka juga ikut terhanyut saat banjir datang pada malam harinya,” tambahnya.

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

Keduanya ditemukan tewas pada pagi Kamis (2/2/2023) di dua lokasi yang berbeda. Pasangan itu sudah dibawa ke rumah keluarga.

“Tadi pagi ditemukan mayat mereka di dua lokasi berbeda,” lanjutnya.

Rahmat mengatakan bahwa saat ini masih memperoleh data rumah yang terkena dampak banjir di Parepare. Ia juga meminta warga untuk selalu waspada.

“Kami masih melakukan pendataan terhadap rumah yang terkena dampak banjir,” jelasnya.

Berita Terkait

Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar
Genap Enam Tahun, Sdit Ash Shaff Lepas Alumni Pertama
Pernah Mengabdi di Takalar, Purna Praja STPDN kini Jabat Kapuspen Kompetensi SDM Sekjen KPU RI
Ketiga Kalinya Kabupaten Takalar Raih Opini WTP Dari BPK
Ramadhan Tahun Ini, Siswa SDIT Ash Shaff Takalar Kembali Berbagi Takjil
Patut Ditiru! Siswa SMA 6 Takalar Berhasil Lolos di Universitas Indonesia
Bulan Ramadhan, Danridam IX/Udayana Resmi Membuka Prodi Diktuba TNI AD Tahun 2024
Masya Allah ! Ini Aktifitas Rindam IX Udayana Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:53 WITA

Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

Sabtu, 15 Juni 2024 - 21:23 WITA

Genap Enam Tahun, Sdit Ash Shaff Lepas Alumni Pertama

Sabtu, 8 Juni 2024 - 13:58 WITA

Pernah Mengabdi di Takalar, Purna Praja STPDN kini Jabat Kapuspen Kompetensi SDM Sekjen KPU RI

Rabu, 29 Mei 2024 - 20:30 WITA

Ketiga Kalinya Kabupaten Takalar Raih Opini WTP Dari BPK

Jumat, 29 Maret 2024 - 17:12 WITA

Ramadhan Tahun Ini, Siswa SDIT Ash Shaff Takalar Kembali Berbagi Takjil

Berita Terbaru

Berita

Genap Enam Tahun, Sdit Ash Shaff Lepas Alumni Pertama

Sabtu, 15 Jun 2024 - 21:23 WITA

Advertorial

Seperti Apa Kebahagiaan dan Cinta Itu?

Minggu, 2 Jun 2024 - 08:09 WITA