Pengamat Minta Mahasiswa Awasi Penyaluran Dana Bantalan akibat Kenaikan BBM

Jumat, 2 September 2022 - 09:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – SERUM Institut menggelar diskusi bersama anak-anak muda dan puluhan mahasiswa bertajuk “Mengawal BLT Tambahan Sebagai Kompensasi Rencana Kenaikan Harga BBM” di Upnormal Coffe, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Jumat (2/9/2022).

Hadir sebagai narasumber Wakil Ketua Masika ICMI Sulawesi Selatan Erwin Saputra, dan akademisi Unismuh Makassar Dr M Yusuf Alfian Rendra Anggoro KR.

Erwin dalam pengantar diskusinya mengatakan dampak dari kenaikan Bahan Bakar Minyak alias BBM menimbulkan gejolak harga bahan pokok terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Baru disampaikan pemerintah akan menaikkan harga BBM, sejumlah bahan pokok sudah naik. Nah, kehadiran pemerintah akibat kenaikan ini tentu sangat diperlukan, terutama bagi masyarakat kurang mampu,” jelas Erwin.

“Dalam mengatasi persoalan sosial ini, tentu Bantuan Langsung Tunai menjadi salah satu cara hadirnya pemerintah merespon gejolak sosial di masyarakat,” sambung dia.

Meski begitu, Erwin mengajak semua pihak, termasuk anak-anak muda dan mahasiswa untuk melakukan pengawasan secara ketat dari penyaluran BLT ke masyarakat.

“Nah, tugas kita semua saat ini melakukan pengawasan secara ketat, agar BLT itu bisa tepat sasaran. Kita ingin bahwa, masyarakat yang kurang mampu betul-betul tersentuh bantuan tersebut,” jelasnya.

Hal lain yang disuarakan Erwin adalah, pemerintah tidak hanya berfokus pada BLT, tetapi perlu ada terobosan lain agar masyarakat terdampak bila BBM betul dinaikkan.

“Menurut saya pemerintah perlu mendorong usaha-usaha produktif masyarakat kecil menengah lewat sentuan bantuan modal. Ini penting, agar perputaran ekonomi masyarakat kita tetap berjalan,” tutur Erwin.

Sementara itu, akademisi Unismuh Makassar M Yusuf Alfian Rendra Anggoro memberi apresiasi karena langkah pemerintah dalam menyalurkan BLT melibatkan kantor pos.

“Setidaknya dengan lewat kantor pos, penerima BLT bisa mendapatkan bantuan itu secara utuh. Karena kalau lewat cara lain, kita takutkan tidak sepenuhnya full diterima masyarakat, dan yang paling penting bahwa warga tidak lagi harus antre karena diantar langsung ke rumah penerima BTL,” ujar Yusuf Alfian.

Akademisi bergelar doktor itu menyarankan ke pemerintah agar membentuk Satgas Khusus melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi.

“Saran kedua, kita harap bahwa pemerintah memberi kategori terhadap BLT yang akan disalurkan. Tentu, perlu ada BLT jangka pendek, menengah dan panjang, agar masyarakat kita yang terdampak bisa merasakan kehadiran pemerintah,” tutur Yusuf Alfian.

Berita Terkait

“Meritokrasi Is Utopsi”
Cara Masak Sarden Simple dan Lezat
Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id
Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran
Waduk Nipa-nipa Berstatus Waspada! Warga Makassar Siaga Banjir
Ketahui Cara Melapor Konten Negatif ke Kemenkominfo
Susut Karena Tergosok 3 Huruf
Cut cut Wallpaper

Berita Terkait

Kamis, 14 Maret 2024 - 07:08 WITA

“Meritokrasi Is Utopsi”

Rabu, 7 Februari 2024 - 12:16 WITA

Cara Masak Sarden Simple dan Lezat

Rabu, 7 Februari 2024 - 07:31 WITA

Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id

Selasa, 30 Januari 2024 - 10:12 WITA

Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

Jumat, 26 Januari 2024 - 18:20 WITA

Waduk Nipa-nipa Berstatus Waspada! Warga Makassar Siaga Banjir

Jumat, 12 Januari 2024 - 06:18 WITA

Ketahui Cara Melapor Konten Negatif ke Kemenkominfo

Kamis, 4 Januari 2024 - 11:48 WITA

Susut Karena Tergosok 3 Huruf

Senin, 1 Januari 2024 - 12:10 WITA

Cut cut Wallpaper

Berita Terbaru

Humaniora

KERAJAAN CALCA DIUJUNG TANDUK

Kamis, 14 Mar 2024 - 07:16 WITA

Terkini

“Meritokrasi Is Utopsi”

Kamis, 14 Mar 2024 - 07:08 WITA