Hukum Nikah Tahlil Dalam Pandangan Islam

Jumat, 5 Agustus 2022 - 05:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Talamus.id, – Hukum Nikah Tahlil Dalam Pandangan Islam. Nikah tahlil ialah pernikahan yang dilakukan oleh seseorang pria dengan seseorang perempuan yang sudah bercerai untuk sementara waktu, kemudian diceraikan kembali. Tujuan pernikahan itu yaitu supaya wanita tersebut halal buat dinikahi mantan suami pertamanya.

Secara etimologi, tahlil artinya mencarikan jalur halal. Nikah tahlil disebut pula dengan nikah Muhalil. Muhalil merupakan pelaku nikah tahlil, sedangkan seseorang yang dicarikan jalur halal buat menikahi mantan istrnya disebut sebagai muhallal.

Gimana hukum nikah talil dalam pandangan Islam? Ini penjabarannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hukum Nikah Tahlil

Hukum nikah tahlil adalah tidak sah serta haram. Dalam Islam, pernikahan ini termasuk dalam dosa besar yang dilaknat Allah. Apalagi, seorang muhalil disebut sebagai bandot bayaran oleh Rasulullah.

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

Perihal itu dijelaskan dalam hadits riwayat Imam Ahmad dari Abu Hurairah ra. Mengutip buku 150 masalah berjodoh dan keluarga karangan Miftah Faridl, Rasulullah SAW berfirman:

“ Maukah kalian kuberitahu tentang bandot upahan?” Para sahabat menjawab,“ Tentu wahai Rasulullah.” Beliau bersabda,“ Dialah sang muhalill. Allah telah melaknat sang Muhalil dan sang Muhallal.”( HR. Imam Ahmad)

Dari hadits di atas, para ulama menyimpulkan bahwa meski muhalil sudah membagikan talak, wanita itu tetap haram buat dinikahi oleh mantan suami pertamanya.

Tidak hanya itu, nikah tahlil merupakan sejelek- sejeleknya pernikahan yang dilakukan seseorang Muslim. Karena, yang jadi landasan dalam akad adalah niat dan tujuan menikah.

Dalam buku Fikih Sunnah oleh Sayyid Sabiq dijelaskan, nikah tahlil merupakan pernikahan yang semu. Pernikahan ini ialah perbuatan yang hina serta bentuk lain dari perzinahan. Tidak hanya itu, pernikahan ini akan menimbulkan bahaya untuk kedua belah pihak.

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

Kemudian, gimana supaya mantan suami dapat menikahi mantan istrinya kembali?

Syarat Mantan Suami Menikahi Mantan Istri

Muhammad Utsman Al Khasyt dalam buku Fikih Wanita Empat Bab Warisan, Nikah, dan Thalaq menjelaskan, mantan suami dapat menikah lagi dengan mantan istrinya bila perempuan itu sudah menikah serta melakukan ijma’ dengan suami barunya.

Setelah itu, perempuan itu sudah ditalak 3 atau suami barunya meninggal dunia. Dengan kondisi tersebut, mantan suami pertama boleh menikahinya lagi sehabis masa iddah wanitanya selesai.

Hal ini berdasarkan hadits dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah pernah ditanya tentang Muhalil. Kemudian dia bersabda:

“ Tidak boleh kecuali jika pernikahan yang dilakukannya adalah pernikahan yang didasarkan atas rasa saling suka, tidak ada pemalsuan, serta tidak terdapat unsur mempermainkan kitab Allah. Selain itu, wanita yang bersangkutan harus merasakan madu( persetubuhan) dengan suami barunya.”( HR. Imam Ahmad)

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

Hadits di atas senada dengan firman Allah dalam surat Al Baqarah ayat 230 yang berbunyi:

فَاِنْطَلَّقَهَافَلَاتَحِلُّلَهٗمِنْۢبَعْدُحَتّٰىتَنْكِحَزَوْجًاغَيْرَهٗۗفَاِنْطَلَّقَهَافَلَاجُنَاحَعَلَيْهِمَآاَنْيَّتَرَاجَعَآاِنْظَنَّآاَنْيُّقِيْمَاحُدُوْدَاللّٰهِۗوَتِلْكَحُدُوْدُاللّٰهِيُبَيِّنُهَالِقَوْمٍيَّعْلَمُوْنَ

Artinya: Kemudian jika dia menceraikannya( setelah talak yang kedua), maka perempuan itu tidak halal lagi baginya saat sebelum dia menikah dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya( suami pertama dan bekas istri) untuk menikah kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum- hukum Allah. Itulah ketentuan- ketentuan Allah yang diterangkan- Nya kepada orang- orang yang berpengetahuan.

Berita Terkait

Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar
“Meritokrasi Is Utopsi”
Cara Masak Sarden Simple dan Lezat
Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id
Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran
Waduk Nipa-nipa Berstatus Waspada! Warga Makassar Siaga Banjir
Ketahui Cara Melapor Konten Negatif ke Kemenkominfo
Susut Karena Tergosok 3 Huruf

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:53 WITA

Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

Kamis, 14 Maret 2024 - 07:08 WITA

“Meritokrasi Is Utopsi”

Rabu, 7 Februari 2024 - 12:16 WITA

Cara Masak Sarden Simple dan Lezat

Rabu, 7 Februari 2024 - 07:31 WITA

Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id

Selasa, 30 Januari 2024 - 10:12 WITA

Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

Berita Terbaru

Berita

Genap Enam Tahun, Sdit Ash Shaff Lepas Alumni Pertama

Sabtu, 15 Jun 2024 - 21:23 WITA

Advertorial

Seperti Apa Kebahagiaan dan Cinta Itu?

Minggu, 2 Jun 2024 - 08:09 WITA