Fakultas Keperawatan Unhas Gelar Sosialisasi Vaksin dan KIPI Covid-19

Senin, 18 Juli 2022 - 03:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Talamus.id, – Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi tentang Vaksinasi & Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Covid-19.

Kegiatan ini dilaksanakan di Puskesmas Batua Kota Makassar, Ahad, 17 Juli 2022.

Dihadiri sebanyak 30 orang Kader Kesehatan yang bertugas di seluruh wilayah kerja Puskesmas Batua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Abdul Majid, S.Kep, Ns, M.Kep menjelaskan tentang perlunya setiap orang diberi vaksin Covid-19.

“Vaksinasi atau Imunisasi ini bertujuan untuk membuat sistem kekebalan tubuh kita mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi,” jelasnya.

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

Sementara Dr. Yuliana Syam, S.Kep, Ns membahas tentang Klasifikasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Covid-19.

Menurutnya, setelah melakukan vaksinasi akan ada reaksi tubuh dari penerima vaksin. Tapi, kata Yuliana Syam tidak semua orang juga merasakannya.

Hal yang sama disampaikan Prof. Dr. Elly L. Sjattar, S.Kp., M.Kes tentang gejala dan tanda KIPI.

“Tidak semua orang yang divaksinasi Covid-19 mengalami reaksi atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Namun, jika muncul reaksi atau KIPI, itu adalah sesuatu yang wajar,” terang Elly Sjattar.

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

Elly Sjattar juga mengatakan, gejala KIPI tidak lebih berat dari gejala Covid-19 itu sendiri.

Lebih lanjut, Indra Gaffar, S.Kep, Ns, M.Kep menguraikan langkah penanganan jika terjadi reaksi KIPI setelah vaksin.

“Di antara gejala KIPI adalah nyeri pada lengan tempat suntikan; Sakit kepala; Nyeri sendi; Menggigil; Rasa lelah; dan Demam,” paparnya.

Jika merasa tidak nyaman, kata Indra Gaffar sebaiknya beristirahat. Jika dibutuhkan, dapat menggunakan obat penurun panas sesuai dosis yang dianjurkan dan minum air putih dengan cukup.

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

“Jika terdapat rasa nyeri di tempat suntikan, tetap gerakkan dan gunakan lengan seperti biasa. Apabila perlu, kompres bagian yang nyeri dengan kain bersih yang dibasahi dengan air dingin,” jelas Indra. []

Berita Terkait

Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar
“Meritokrasi Is Utopsi”
Cara Masak Sarden Simple dan Lezat
Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id
Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran
Waduk Nipa-nipa Berstatus Waspada! Warga Makassar Siaga Banjir
Ketahui Cara Melapor Konten Negatif ke Kemenkominfo
Susut Karena Tergosok 3 Huruf

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:53 WITA

Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

Kamis, 14 Maret 2024 - 07:08 WITA

“Meritokrasi Is Utopsi”

Rabu, 7 Februari 2024 - 12:16 WITA

Cara Masak Sarden Simple dan Lezat

Rabu, 7 Februari 2024 - 07:31 WITA

Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id

Selasa, 30 Januari 2024 - 10:12 WITA

Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

Berita Terbaru

Berita

Genap Enam Tahun, Sdit Ash Shaff Lepas Alumni Pertama

Sabtu, 15 Jun 2024 - 21:23 WITA

Advertorial

Seperti Apa Kebahagiaan dan Cinta Itu?

Minggu, 2 Jun 2024 - 08:09 WITA