Demi Uang Panaik Pria Maros Curi Besi Rp 200, Dibekuk Usai Ijab Kabul

Rabu, 8 Juni 2022 - 02:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Maros, Mempelai pria di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan( Sulsel), Nursalim dibekuk polisi saat tengah mungcapkan ijab kabul dengan wanita pujaan hatinya.

Pemuda 32 tahun itu berani melakukan aksi kejahatan pencurian 63 batang besi senilai Rp200 juta. Penikahan itu pun seketika gempar, polisi gabungan Polda Sulsel, serta Polres Maros mendatangi lokasi resepsi.

Pelaku kemudian digelandang ke Molda Sulawesi Selatan. Pelaku yang merupakan pekerja di bangunan melakukan pencurian besi milik Polda Sulsel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Terdapat 63 batang( besi yang dicuri). Kebetulan acaranya ijab kabul, setelah ijab kabul baru kita amankan di Maros,” tutur Kapolsek Biringkanaya Kompol Andi Alimuddin, Senin( 6/ 6/ 2022).

[monsterinsights_popular_posts_inline]

Nursalim awal mulanya jadi pekerja proyek di Mapolda Sulsel. Belakangan beliau dihentikan atasannya bernama Muh Ilham karena dianggap sering berbuat tidak jujur.

” Pelaku merupakan karyawan tapi karena kerap kedapatan kecurangan dia dipecat,” tutur Alimuddin.

Nursalim rupanya sakit hati kepada mantan atasannya alhasil ia melancarkan aksinya mencuri 63 batang besi di lokasi proyek di Polda Sulsel. Dengan menggunakan truk, 63 batang besi itu dijual di Kabupaten Gowa.

” Dicuri barangnya( 63 batang besi milik) bosnya dan dijual ke Gowa. Kerugian sekitar Rp 200 jutaan,” ucapnya.

Sepekan sehabis peristiwa, Ilham memberi tahu permasalahan ini ke polisi sampai kesimpulannya pelaku Nursalim dibekuk saat lagi melakukan ijab kabul pada Pekan( 5/ 6) kemarin.

Pada polisi, Nursalim membenarkan aksi nekat itu beliau lakukan untuk melunasi biaya pernikahannya. Tetapi saat prosesi ijab kabul, suasana suka menjadi duka

” Hasilnya digunakan menikah. Kebetulan acaranya ijab kabul,” jelasnya.

Tidak cuma Nursalim, polisi pula mengamankan seseorang penadah bernama Khaerul. Khaerul pula membenarkan dirinya membeli besi itu dari Nursalim.

” Khaerul ini membenarkan sudah membeli sekitar 60 batang besi IWF serta 3 HBEAM batang besi behel dengan harga Rp 6000 per kilo. Kemudian dijual balik dengan harga Rp 7. 700 per kilo,” ucapnya.

Saat ini kedua pelaku sedang ditahan di Mapolsek Biringkanaya, Makassar. Polisi menjeratnya dengan Pasal 363 KUHP.

” Pasal 363 KUHP ancaman 7 tahun,” tegasnya.

Berita Terkait

“Meritokrasi Is Utopsi”
Cara Masak Sarden Simple dan Lezat
Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id
Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran
Waduk Nipa-nipa Berstatus Waspada! Warga Makassar Siaga Banjir
Ketahui Cara Melapor Konten Negatif ke Kemenkominfo
Susut Karena Tergosok 3 Huruf
Cut cut Wallpaper

Berita Terkait

Kamis, 14 Maret 2024 - 07:08 WITA

“Meritokrasi Is Utopsi”

Rabu, 7 Februari 2024 - 12:16 WITA

Cara Masak Sarden Simple dan Lezat

Rabu, 7 Februari 2024 - 07:31 WITA

Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id

Selasa, 30 Januari 2024 - 10:12 WITA

Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

Jumat, 26 Januari 2024 - 18:20 WITA

Waduk Nipa-nipa Berstatus Waspada! Warga Makassar Siaga Banjir

Jumat, 12 Januari 2024 - 06:18 WITA

Ketahui Cara Melapor Konten Negatif ke Kemenkominfo

Kamis, 4 Januari 2024 - 11:48 WITA

Susut Karena Tergosok 3 Huruf

Senin, 1 Januari 2024 - 12:10 WITA

Cut cut Wallpaper

Berita Terbaru

Humaniora

KERAJAAN CALCA DIUJUNG TANDUK

Kamis, 14 Mar 2024 - 07:16 WITA

Terkini

“Meritokrasi Is Utopsi”

Kamis, 14 Mar 2024 - 07:08 WITA