Penggeledahan Rumah di Sukabumi Terpaut Terduga Teroris Inisial BS

Selasa, 30 Maret 2021 - 04:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Talamus, Sukabumi – Status rumah yang digeledah polisi di Sukabumi akhirnya terkuak. Rumah itu sempat ditinggali oleh terduga teroris inisial BS yang ditangkap aparat Densus 88 di Jakarta.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, mengatakan empat orang yang ditangkap polisi itu adalah ZA, BS, AJ, dan HH. Dia menjelaskan kode ‘takjil’ itu saat mengungkap peran BS.

“Peran BS adalah mengetahui pembuatan handak dan cara membuat handak menyampaikan kepada saudara AJ terkait dengan takjil, mereka mengistilahkannya dengan istilah takjil, setelah dicampurkan yang akan menghasilkan bom dengan ledakan besar,” ucap Fadil dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (29/3).

Nama BS terungkap setelah sang istri inisial SA, ia mengaku baru menikah dengan BS selama 1,5 tahun. Hasil pernikahan itu ia dikaruniai 1 orang anak, selama bersama BS mengaku bekerja sebagai sopir pengantar makanan.

“Tahunya kerja di restoran, sopir pengirim barang bertemu seminggu sekali. Tidak tahu pasti apa aktivitasnya,”.

Rumah bercat hijau itu milik Abas, mertua BS. AS juga membenarkan polisi menggeledah setiap sudut rumah dan mengamankan beberapa barang bukti termasuk topi bertuliskan Alumni 212 dan kaus bergambar Habib Rizieq Shihab.

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

“Ada baju, topi ada serbuk arang, paralon dan kabel. Didapat dari kamar dan dapur kalau golok punya bapak (mertua BS),” kata AS.

AS tidak tahu fungsi barang-barang tersebut, dia mengatakan barang-barang itu dibawa suaminya dari Jakarta. “Dibawa dari Jakarta bukan dibuat di sini, mudah-mudahan ada keadlian (untuk suami),” lirihnya.

Selama tinggal di rumah tersebut, BS terbilang sangat tertutup. Tidak banyak warga yang mengenalinya, setiap di Sukabumi ia hanya berdiam diri di rumah mertuanya itu. Meski sesekali warga bertemu dengannya saat menjalankan salat di masjid terdekat.

Baca Juga :  Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

“Orang yang bersangkutan baik di sisi masyarakat, hanya memang orangnya enggak bergaul sama tetangga-tetangga di sini. Paling saya sendiri dengan masyarakat yang lain ketemunya di masjid. Kalau ke masjid ia (bertemu) selagi dia ada di rumah,” kata Ujang Solehudin (50), warga setempat.

“Kalau dia di sini paling (satu bulan) sekali, kadang

Berita Terkait

Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar
“Meritokrasi Is Utopsi”
Cara Masak Sarden Simple dan Lezat
Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id
Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran
Waduk Nipa-nipa Berstatus Waspada! Warga Makassar Siaga Banjir
Ketahui Cara Melapor Konten Negatif ke Kemenkominfo
Susut Karena Tergosok 3 Huruf
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 13:53 WITA

Bertabur Tari Tradisional, Nyonya Dewi Gotam Hidayat Lepas Murid TK Kemala Bhayangkari Takalar

Kamis, 14 Maret 2024 - 07:08 WITA

“Meritokrasi Is Utopsi”

Rabu, 7 Februari 2024 - 12:16 WITA

Cara Masak Sarden Simple dan Lezat

Rabu, 7 Februari 2024 - 07:31 WITA

Cara Aktivasi Akun Siakba kpu go id

Selasa, 30 Januari 2024 - 10:12 WITA

Utara Makassar Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

Berita Terbaru

Berita

Genap Enam Tahun, Sdit Ash Shaff Lepas Alumni Pertama

Sabtu, 15 Jun 2024 - 21:23 WITA

Advertorial

Seperti Apa Kebahagiaan dan Cinta Itu?

Minggu, 2 Jun 2024 - 08:09 WITA